Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jalan Rusak Sekotong Renggut Korban Jiwa, Warga Desak Pemkab Segera Turun Tangan

Hamdani Wathoni • Kamis, 17 Juli 2025 | 12:44 WIB
TERPEROSOK: Salah truk terbalik di jalan yang menghubungkan Desa Sekotong Tengah dan Kedaro, tepatnya di Dusun Lendang Re dan Long-Longan akibat jalan yang rusak parah.
TERPEROSOK: Salah truk terbalik di jalan yang menghubungkan Desa Sekotong Tengah dan Kedaro, tepatnya di Dusun Lendang Re dan Long-Longan akibat jalan yang rusak parah.

LombokPost -Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Sekotong Tengah dan Kedaro, tepatnya di Dusun Lendang Re dan Long-Longan, membahayakan keselamatan warga. Kondisi jalan yang rusak parah ini tak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga menyebabkan rentetan kecelakaan fatal, dengan tujuh korban jiwa meninggal dunia.

”Karena jalan ini membahayakan warga. Bahkan sudah tujuh orang korban jiwa meninggal,” kata

Kepala Desa Sekotong Tengah M Burham. Bahkan, pekan lalu sebuah dump truk terperosok dan terbalik di jalan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Burham menjelaskan kondisi jalan ini semakin memburuk. Meskipun pihak pemerintah desa dan warga beberapa kali melakukan gotong royong dengan menimbun titik jalan yang rusak, upaya ini bersifat sementara.

”Penimbunan jalan tanjakan di jalur Long-Longan yang kami lakukan bersifat sementara. Ini yang bisa kita perbuat dulu,” ujarnya.

Menurutnya, jalan ini nyaris putus total. Jika tidak segera diperbaiki, hanya tinggal menunggu waktu. Parahnya lagi, tidak ada pengaman jalan, rambu, dan lampu jalan, yang semakin memperparah potensi kecelakaan. Kerusakan parah ini bermula dari longsor yang melanda tahun lalu, terutama di tebing Dusun Lendang Re dengan panjang ruas jalan kurang lebih 2 kilometer.

Intensitas hujan yang tinggi di awal tahun ini, ditambah kondisi tanah yang labil, memperparah longsor hingga badan jalan nyaris putus. Pemdes telah melaporkan kondisi ini ke Dinas PUTR. Pihak dinas terkait sebelumnya menyanggupi untuk memperbaiki dengan kerja sama BPBD.

Namun, hingga saat ini, belum ada realisasi perbaikan. Burham mendesak agar Pemkab Lombok Barat segera memperbaiki jalan tersebut. Jika dibiarkan, ia khawatir jalan ini akan memakan lebih banyak korban jiwa.

Di desanya, terdapat empat titik jalan yang kondisirinya rusak parah dan sangat vital bagi warga yang bermukim di atas bukit. Titik-titik tersebut meliputiJalan Pasar Sekotong, Jalan Telaga Lebur menuju Lebah Suren, Jalan Lendang Re-Long-Longan yang menghubungkan Desa Sekotong Tengah dan Kedaro, Jalan Serero.

Untuk jalan Serero, pemdes dan warga bahkan telah berswadaya memperbaiki jalan sepanjang hampir 6 kilometer. Ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan infrastruktur jalan yang layak dan aman bagi masyarakat Sekotong Tengah.

Menanggapi kerusakan jalan di Long-Longan, Sekotong Tengah, Sekretaris Dinas PUTR Lobar Lalu Ratnawi menyatakan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim untuk survei di lokasi. Kerusakan ini dikatakannya akan menjadi perhatian serius dan direncanakan masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur berikutnya.

”Tim kami sudah lihat jalan itu melakukan survei di lokasi. Ini kami atensi untuk jadi prioritas nanti,” pungkas Ratnawi. (ton/r8)

Editor : Jelo Sangaji
#Parah #truk #Sekotong #terbalik #jalan rusak