Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Presentasi di Depan Bupati Lobar, Investor Marina Bay Diminta Buktikan Keseriusan dengan Jaminkan Uang di Bank Daerah

Hamdani Wathoni • Sabtu, 19 Juli 2025 | 21:21 WIB
PRESENTASI: Investor Marina Bay saat hendak presentasi terkat rencana pembangunan smart city di hadapan Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini.
PRESENTASI: Investor Marina Bay saat hendak presentasi terkat rencana pembangunan smart city di hadapan Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini.

LombokPost-Pihak Investor Marina Bay menemui Bupati Lombok Barat (Lobar) Lalu Ahmad Zaini, Jumat (18/7). Mereka mempresentasikan rencana pembangunan smart city yang digadang menjadi Dubai Baru di Lombok.

Investasi ini sempat membuat heboh menyusul rencana ambisius investor yang disinyalir berasal Australia digadang akan menginvestasikan anggaran hingga Rp 90 triliun.

Bupati Lobar menegaskan jika pihaknya terbuka menerima investasi. Dengan catatan, pihak tersebut adalah investor yang serius. Bukan Investor Akan alias investor yang tidak jelas hanya berwacana. ”Kami ingin lihat kalau memang serius kami dukung. Jangan sampai jadi investor akan. Kalau serius mana uangnya, urus izinnya, pasti kami dukung, jelas pria yang karib disapa LAZ tersebut.

Dia mengisyaratkan jika perusahaan sungguh-sungguh ingin berinvestasi di Lobar, mereka harus menjaminkan uangnya di bank daerah. Jika melihat nilai investasi yang besar untuk smart city, minimal dijaminkan Rp 500 miliar. ”Ini kalau mereka serius ya,” jelasnya.

Ada puluhan orang dari pihak Marina Bay yang menemui Bupati LAZ di ruang kerjanya. Bupati sempat menanyakan sejumlah hal kepada mereka. Mulai dari kesiapan lahan lokasi investasi hingga anggaran yang disiapkan. ”Kita butuh sesuatu yang kongkret. Mana tahapannya dan bagaimana realisasinya,” tegas LAZ usai mendengarkan pemaparan pihak Marina Bay.

Hal ini disampaikan LAZ menyusul hasil pemaparan pihak investor menyampaikan jika mereka akan berinvestasi di lahan seluas 125 hektare. Namun yang sudah siap saat ini hanya sekitar 1,7 hektare.

Meskipun mereka mengaku masih melakukan proses akuisisi lahan. Sayangnya, pemaparan pihak investor Marina Bay ini digelar tertutup. Sehingga awak media tidak bisa mengikuti secara langsung pemaparan investor Marina Bay. 

Sementara itu perwakilan investor Marina bay, Jaques Marbun mengatakan bahwa pihaknya serius dalam berinvestasi. Ia mengatakan total lahan yang diperlukan untuk kawasan Marina bay ini kurang lebih 150 Hektar.

Semuanya sudah berproses secara bertahap sesuai dengan kajian konsultan. Untuk fase pihaknya telah memasarkan villa seluas 1,7. Selain itu pihaknya juga telah membeli lahan seluas 10 hektar milik warga. Hal ini telah berproses dengan skema pembayaran yang disepakati.

"Kawasan ini membutuhkan lahan seluas 150 hektar. Kami menyelesaikannya secara bertahap berdasarkan skema yang disepakati. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk mewujudkan kawasan ini. Untuk fase pertama villa yang kita sudah pasarkan seluas 1,7 hektar,"ujarnya.

Dunia Properti dan pariwisata Indonesia dihebohkan dengan promosi Marina Bay yang akan membangun properti Kelas Dunia di Kawasan Selatan Lombok Tepatnya Sekotong. Investor di kawasan yang berada di pesisir pantai selatan Lombok Barat ini diperkirakan akan berinvestasi sebesar kurang lebih 90 Triliun.

Hal tentu menjadi harapan namun serah dilakukan ekspos oleh investor ternyata tidak seperti yang dipromosikan dan disampaikan.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lobar #marina bay #Sekotong #Smart City #Lombok