LombokPost – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Barat (Lobar) yang digelar di Hotel Aruna Senggigi, Sabtu (6/9), kembali menetapkan Hj. Nurul Adha sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKS Lobar. Bagi Nurul Adha, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lombok Barat, ini merupakan periode keduanya memimpin PKS Lobar.
Dalam sambutannya, Nurul Adha mengaku awalnya ingin lebih fokus mendampingi Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) membangun daerah. Namun, ketika amanah kembali diberikan, ia menegaskan siap melaksanakan tugas tersebut.
“Sebenarnya harapan saya ingin fokus mengabdikan diri membersamai Pak LAZ menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Tetapi ketika kita diberikan amanah, kita tidak boleh menghindar. Kita harus siap, insyaAllah Allah membersamai kita,” ujarnya.
Proses pemilihan pengurus DPD PKS kali ini dilakukan secara digital. Hanya butuh satu hari bagi internal partai untuk menentukan delapan nama calon. Hasil pemilihan kemudian direkam oleh DPP PKS, lalu direkomendasikan ke DPW, hingga akhirnya keluar surat keputusan resmi penetapan pengurus DPD PKS Lombok Barat.
Sebagai Ketua DPD, Ummi Nurul, sapaannya menyatakan siap mengabdi di eksekutif maupun legislatif. Ia juga berharap seluruh kader PKS memberikan dukungan dan berkolaborasi demi memperkuat peran partai. “Dengan dukungan kolektif, saya yakin kita bisa menjalankan amanah ini bersama-sama,” katanya.
Acara Musda turut dihadiri Bupati Lombok Barat H Lalu Ahmad Zaini. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat kepada Nurul Adha dan segenap jajaran PKS atas suksesnya penyelenggaraan Musda.
“Saya juga berterima kasih kepada PKS yang sejak awal konsisten mendukung saya dan Bu Wabup maju di Pilkada lalu,” ucap LAZ.
Menurutnya, PKS sejak awal menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini selaras dengan pandangan dan visi yang dibangun bersama Nurul Adha, baik saat pencalonan maupun setelah lebih dari enam bulan memimpin Lombok Barat.
“Kami selalu sepemikiran dan satu pandangan. Jadi kami ini selalu bersama-sama dalam menjalankan apapun dengan Bu Wabup,” tegasnya.
LAZ menambahkan, meskipun ada upaya sejumlah pihak untuk memecah belah dengan isu maupun fitnah, justru hubungan dirinya dengan wakil bupati semakin solid. Ia menekankan semangat kebersamaan itu berorientasi pada kesejahteraan dan kemajuan Lombok Barat. "Ketika ada yang berupaya mengganggu itu artinya kami kuat. Dan semangat kolaborasi ini akan terus kami jaga," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB Uhibbusa’adi yang hadir dalam acara memberikan apresiasi terhadap jalannya Musda VI PKS Lobar. Menurutnya, proses demokrasi internal berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, dan sesuai dengan mekanisme partai.
“Alhamdulillah, proses demokrasi di PKS tingkat daerah berjalan dengan baik. Semua kader bisa bermusyawarah dengan semangat kebersamaan,” katanya.
Dalam arahannya, Uhibbusa’adi juga menitipkan amanah kepada anggota DPRD PKS Lombok Barat periode 2025–2030. Ada beberapa poin penting yang ditekankan, yakni pengokohan jati diri PKS sebagai partai Islam rahmatan lil alamin, serta pelaksanaan politik kaderisasi yang menyatu dengan pelayanan publik.
“Kerja sama kolektif antar semua kader adalah kunci untuk memperkuat peran PKS di tengah masyarakat,” pesannya.
Dengan terpilihnya kembali Nurul Adha, PKS Lombok Barat diharapkan semakin kokoh sebagai partai dakwah yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Editor : Jelo Sangaji