Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Observatorium Peradaban Hadir di Pesantren Alam Sayang Ibu, Mengamati Langit dengan Teleskop Canggih

Nurul Hidayati • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:08 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Upaya peningkatan kualitas edukasi dan riset benda langit di Pesantren Alam Sayang Ibu (PAMSI) semakin serius.

Pengadaan teleskop berteknologi tinggi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kecintaan santri pada riset, terutam riset benda-benda langit.

Observatorium yang terdapat di Pesantren Alam yang berlokasi di Dasan Geria, Lingsar, Lombok Barat ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan observasi santri, terutama di bidang astrofotograf.

“Terlalu banyak ayat Quran yang meminta kita mengamati langit, tapi umumnya diabaikan bahkan oleh pelajar dan institusi pendidikan Islam,” kata Pimpinan Pesantren Alam Sayang Ibu Jamaludin Abdullah.

Kehadiran observatorium ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas citra benda langit yang disajikan kepada masyarakat umum dan mendukung riset astronomi yang lebih mendalam.

Ini juga sejalan dengan meningkatnya antusiasme publik terhadap fenomena astronomi seperti hujan meteor dan parade planet di tahun 2025.

Teleskop ini merupakan sistem terintegrasi yang menggabungkan presisi mekanik dan kemampuan pencitraan digital profesional.

Unit teleskop premium ini siap mendukung kegiatan edukasi dan astrofotografi di PAMSI.

Alat ini dilengkapi dengan teknologi pelacakan otomatis dan kamera beresolusi tinggi, menjanjikan citra benda langit yang lebih tajam dan detail.

Komponen utama dalam paket teleskop ini berfokus pada kombinasi antara optik berkualitas dan perangkat keras digital.

Teleskop utama yang digunakan adalah jenis GSO 6" f/6 Newtonian Reflector.

Ini adalah teleskop reflektor (cermin) dengan diameter cermin 6 inci, ideal untuk mengumpulkan cahaya redup dari objek langit dalam (deep-sky).

Jantung dari sistem observasi ini terletak pada Dudukan (Mount) iOptron CEM40 Head in Hard Case. Dudukan berjenis Computerized Equatorial Mount (CEM40) ini berfungsi krusial. Alat ini mampu melacak pergerakan benda langit secara otomatis dan sangat akurat, sebuah keharusan saat melakukan eksposur foto dalam waktu yang lama.

Untuk menghasilkan gambar, teleskop ini dipersenjatai dengan Kamera Digital ASI183MC Pro (color).

Kamera astronomi ini merupakan model profesional yang dilengkapi sistem pendingin untuk meminimalkan noise saat mengambil foto.

Kemampuan ini memungkinkan pengambilan citra deep-sky berwarna dengan kualitas terbaik.

Pengoperasian teleskop didukung penuh oleh Perangkat Lunak sharpcap Perpetual License.

Software khusus ini berfungsi mengontrol kamera dan teleskop, bahkan mendukung teknik lucky imaging yang sangat penting untuk mendapatkan gambar planet yang sangat tajam dan detail.

Untuk pengamatan visual, paket ini menyediakan dua jenis lensa okuler (eyepiece) yang berbeda fungsi:

Lensa Okuler 1.25" Plossl 4mm yang menghasilkan perbesaran sangat tinggi, ideal untuk melihat detail kawah Bulan atau pita-pita awan pada Planet Jupiter.

Lensa Okuler 1.25" Plossl 25mm yang menawarkan perbesaran rendah dengan bidang pandang lebar, sempurna untuk menemukan objek langit atau mengamati kluster bintang dan nebula yang luas.

OBSERVATORIUM PAMSI: Pimpinan Pesantren Alam Sayang Ibu menunjukkan teleskop pengamat angkasa ke mitra dan santri.
OBSERVATORIUM PAMSI: Pimpinan Pesantren Alam Sayang Ibu menunjukkan teleskop pengamat angkasa ke mitra dan santri.

Keamanan juga menjadi prioritas. Paket ini dilengkapi Solar Film Telescope Filter 7.5".

Filter keamanan untuk Matahari ini memastikan bahwa pengamatan atau pemotretan Bintik Matahari dapat dilakukan tanpa risiko merusak mata atau peralatan.

Dengan hadirnya paket teleskop canggih ini, diharapkan para santri Pamsi dapat lebih aktif dan mendalam dalam menjelajahi keajaiban alam semesta.

Pengadaan teleskop ini dinilai strategis dan vital untuk membangun kecintaan santri pada sains alam.

Kombinasi antara dudukan presisi iOptron CEM40 dan kamera ASI183MC Pro memungkinkan operator Planetarium/Observatorium melakukan pengamatan benda-benda langit dengan tingkat presisi tinggi.

Misalnya, melakukan pelacakan otomatis dan memastikan benda langit tetap stabil di dalam pandangan teleskop, memudahkan sesi peneropongan yang melibatkan banyak pengunjung.

Alat ini juga membantu pengamatan matahari dengan aman.

Dengan adanya Solar Film Filter, teleskop dapat digunakan untuk sesi pengamatan Matahari yang aman bagi masyarakat.

Diharapkan dengan adanya alat baru ini, masyarakat umum dapat memiliki akses yang lebih baik untuk menyaksikan keindahan dan mempelajari kerumitan alam semesta secara langsung.

Editor : Kimda Farida
#teleskop #pesantren #langit #riset #pamsi