Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Expose SSJ 2025, Bupati LAZ Sebut Senggigi Sunset Jazz Dorong Ekonomi dan PAD Lombok Barat

Hamdani Wathoni • Kamis, 23 Oktober 2025 | 09:47 WIB
EKSPOSE: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini melakukan ekspose kegiatan Senggigi Sunset Jazz.
EKSPOSE: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini melakukan ekspose kegiatan Senggigi Sunset Jazz.

Lombok Post – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat terus berupaya memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui gelaran Senggigi Sunset Jazz (SSJ) 2025. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Expose SSJ 2025 yang digelar di Ruang Rapat Jayengrane, Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (22/10).

Dalam arahannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa pelaksanaan Senggigi Sunset Jazz ke-7 tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi wisata, tetapi juga momentum penting untuk mendorong ekonomi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Barat.

“Apapun kebutuhannya nanti akan kita support. Kita bersinergi bukan hanya dengan pemerintah daerah, tetapi juga seluruh stakeholder, OPD terkait, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung suksesnya pelaksanaan SSJ,” tegas Bupati LAZ, sapaannya.

Baca Juga: Jumlah Penonton Senggigi Sunset Jazz Ribuan, Pemkab Lobar Hanya Kantongi Rp 1,1 Juta Pajak Parkir

Ia menilai, SSJ merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memajukan potensi pariwisata daerah. Karena itu, ia berharap event ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas dan mendunia.

Bupati LAZ juga meminta penyelenggara, EO Nuraga, untuk memberikan ruang luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Lombok Barat. Produk-produk unggulan seperti kerajinan mutiara, hasil Dekranasda, oleh-oleh khas Lombok, dan kuliner lokal harus ditampilkan dalam kegiatan SSJ.

“Saya harapkan gelaran SSJ menjadi momentum untuk menarik wisatawan, baik lokal maupun internasional. Dengan menampilkan sesuatu yang baru dan variatif, diharapkan event ini dapat mendorong peningkatan PAD serta memperkuat perekonomian masyarakat,” ujar LAZ.

 Sementara itu, Pimpinan EO Nuraga Nety Rusi menyampaikan bahwa Senggigi Sunset Jazz 2025 akan menjadi gelaran ke-7 dan dikemas lebih menarik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“SSJ merupakan event tahunan Pemda Lombok Barat. Tahun ini kami akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan dengan menambah kegiatan pra-event seperti olahraga dan hiburan masyarakat,” kata Nety.

Ia menambahkan, SSJ 2025 akan menghadirkan lebih banyak artis ibu kota dan mengusung konsep musik yang menyesuaikan selera Generasi Z, agar lebih segar dan diminati berbagai kalangan.

Selain itu, EO juga menyiapkan stand kuliner dan UMKM lebih banyak agar pengunjung dapat menikmati hiburan musik sambil berbelanja produk lokal khas Lombok Barat.

"Kami ingin pengunjung tidak hanya menikmati musik jazz dan keindahan pantai Senggigi, tetapi juga bisa menikmati kuliner dan membawa pulang produk unggulan daerah,” tambahnya.

Melalui gelaran Senggigi Sunset Jazz 2025, Pemkab Lombok Barat berharap event ini mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Bupati LAZ menegaskan bahwa keberhasilan SSJ bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kolaborasi seluruh pihak—mulai dari OPD, pelaku wisata, hingga masyarakat.

“Kita ingin Senggigi semakin dikenal sebagai destinasi wisata kreatif, ramah, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Kegiatan expose berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari seluruh peserta. SSJ 2025 dijadwalkan kembali digelar di kawasan Pantai Senggigi, dengan konsep baru yang memadukan musik, budaya, dan ekonomi kreatif masyarakat Lombok Barat.

Editor : Jelo Sangaji
#Giri Menang #Senggigi Lobar #Lombok Barat #Senggigi Sunset Jazz #Lalu Ahmad Zaini