Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lapas Lombok Barat Gelar Skrining TBC Masal, Seluruh Warga Binaan Jalani Rontgen Chest X-Ray

Hamdani Wathoni • Senin, 3 November 2025 | 23:54 WIB
CEK KESEHATAN: Lapas Kelas IIA Lobar melakukan screening TBC bagi warga binaan mencegah terjadinya penularan.
CEK KESEHATAN: Lapas Kelas IIA Lobar melakukan screening TBC bagi warga binaan mencegah terjadinya penularan.

LombokPost - Lapas Kelas IIA Lombok Barat menggelar skrining massal Tuberculosis (TBC) bagi seluruh warga binaan melalui Rontgen Chest X-Ray (CXR).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Active Case Finding (ACF) TBC Tahun 2025 yang bertujuan mendeteksi dini potensi penularan penyakit di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan langsung di Lapas dengan dukungan tenaga medis profesional dari berbagai instansi.

“Pemeriksaan dilakukan menggunakan unit Chest X-Ray mobile dari PT. Cito Putra Utama. Setelah tahap rontgen selesai, seluruh warga binaan akan menjalani Tes Cepat Molekular (TCM) atau tes dahak yang dikoordinasikan oleh tim Puskesmas Kuripan untuk memastikan hasil deteksi lebih akurat,” jelasnya saat memantau kegiatan, Senin (3/11).

Program ini menargetkan 1.910 warga binaan pemasyarakatan (WBP) hingga 15 November 2025, dengan dukungan Public Health Tuberculosis Center (PHTC) Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Puskesmas Kuripan, dan PT. Cito Putra Utama. Pada hari pertama, sebanyak 200 WBP telah menjalani pemeriksaan awal.

Fadli menambahkan, tahapan berlapis ini penting agar data hasil pemeriksaan dapat dianalisis secara komprehensif dan ditindaklanjuti dengan cepat.

“Dengan pemeriksaan ganda, baik CXR maupun TCM, kami berharap semua potensi kasus dapat terdeteksi lebih dini dan penanganannya bisa segera dilakukan sesuai protokol Kemenkes,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dengan Kementerian Kesehatan RI dalam mendukung target Eliminasi TBC tahun 2030 di seluruh Lembaga Pemasyarakatan Indonesia. (*)

Editor : Marthadi
#Lombok Barat #warga binaan #Lapas Kelas IIA Lombok Barat #penyakit tbc