LombokPost - Peringatan Hari Pahlawan Nasional di Lombok Barat berlangsung istimewa. Tidak hanya sekadar seremonial upacara, tetapi peringatan hari pahlawan diwarnai dengan aksi nyata membantu disabilitas hingga para lansia serta menghidupkan UMKM.
Sama seperti beberapa daerah di NTB, peringatan hari pahlawan nasional 2025 di Lombok Barat diwarnai dengan upacara. Mengangkat tema ‘Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan’, upacara di Bencingah Agung sekitar pukul 07.00 Wita dihadiri Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Nurul Adha lengkap dengan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
”Mengenang para pahlawan tidak hanya terukir di batu nisan, melainkan menjadi cahaya yang menerangi jalan kita hinga saat ini,” ucap Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini dalam sambutannya. Dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hinga Biak, para pahlawan disebutnya berjuang bukan untuk dirinya sendiri tetapi demi masa depan bangsa.
Namun di masa saat ini, Bupati LAZ, sapaannya menyebut perjuangan tak lagi dengan bambu runcing untuk berperang melainkan dengan ilmu, empati dan pengabdian. Meski demikian, semangatnya tetap sama membela yang lemah dan memperjuangkan keadilan.
Hal ini pula yang mendasari bertepatan dengan peringatan hari pahlawan, bupati memberikan bantuan kepada para lansia, anak yatim hingga disabilitas. Bantuan berupa sembako hingga kursi roda diberikan kepada para lansia dari berbagai wilayah yang ada di Lombok Barat.
”Bantuan ini disalurkan melalui dinas sosial karena memang sudah ada anggaran untuk itu sehingga kami serahkan bertepatan dengan hari pahlawan,” jelas Bupati Lalu Ahmad Zaini.
Harapannya dengan bantuan ini, para lansia dan disabilitas bisa lebih mudah menjalani kehidupan sehari-hari. Termasuk bantuan pangan bisa bermanfaat untuk kebutuhan mereka. Tak hanya itu, selesai upacara, Bupati LAZ secara spontanitas juga mengajak seluruh jajaran pejabat OPD Lobar untuk sarapan dan berbelanja di UMKM Taman Kota Gerung. Ini menurutnya perwujudan makna kepedulian.
”Ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama. Sederhana saja, ayo berbelanja di UMKM kita,” pinta LAZ. Senada dengan itu, Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha mengatakan jika kepedulian dan empati harus dihadirkan tidak hanya dalam momentum hari pahlawan tetapi juga kehidupan sehari-hari.
”Apa yang dibutuhkan masyarakat itu yang kita hadirkan agar sesuai pemanfaatannya. Khususnya bagi lansia dan disabilitas kita,” ungkapnya.
Bahkan tidak hanya bantuan sembako dan kursi roda, para lansia di Lombok Barat juga dikatakannya mendapatkan bantuan permakanan dari pemerintah pusat melalui Pemkab Lobar. Bantuan permakanan ini adalah bantuan makan bagi mereka setiap hari.
”Alhamdulillah bantuan permakanan ini dijamin oleh Negara. Maka kami di Pemkab Lobar membantu bantuan operasional seperti kursi roda,” imbuhnya.
Baca Juga: Gen Alpha Bakal Tinggalkan E-Mail, Beralih ke Voice Notes untuk Urusan Kerja
Sementara Kepala Dinas Sosial Lombok Barat Lalu Winengan mengatakan bantuan yang diberikan berupa sembako dan kursi roda ini merupakan bentuk peringatan Hari Pahlawan 10 November. Bantuan diberikan kepada para lansia, disabilitas dan anak yatim.
”Ini sebagai bentuk kerja nyata bupati karena ini berdasarkan isntruksi beliau. Ini bantuan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” paparnya. Total ada 21 kursi roda yang diberikan dan puluhan paket sembako. Jumlah ini terus bertambah seiring kebutuhan masyarakat. ”Masyarakat yang terdampak bencana (banjir) juga nanti kami siap bantu,” tandasnya. (*)
Editor : Marthadi