Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Profesionalisme Guru Jadi Kunci Majukan Pendidikan, Wabup Lobar Ajak Renungi Peran Pendidik

Hamdani Wathoni • Selasa, 25 November 2025 | 22:07 WIB
BERI APRESIASI: Wabup Lobar Nurul Adha saat memberikan penghargaan kepada salah satu guru saat upacara peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11).
BERI APRESIASI: Wabup Lobar Nurul Adha saat memberikan penghargaan kepada salah satu guru saat upacara peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11).

LombokPost – Profesionalisme guru kembali disorot sebagai kunci peningkatan kualitas pendidikan nasional. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha saat memimpin Apel Bendera peringatan HUT ke-80 PGRI yang dirangkai dengan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Lapangan Mareje, Gerung, Selasa (25/11).

Dalam apel yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” itu, Wabup mengajak seluruh peserta untuk merenungkan kembali betapa strategis peran guru dalam membangun peradaban bangsa.

Menurutnya, perjalanan delapan dekade PGRI merupakan bukti keteguhan para pendidik dalam menjaga martabat profesi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

“Delapan puluh tahun perjalanan PGRI telah menjadi saksi keteguhan para pendidik. Atas dedikasi, kesabaran, dan pengorbanan yang tak terhitung jumlahnya, izinkan saya menyampaikan penghargaan yang paling tulus kepada seluruh guru Indonesia, pelita yang tak pernah padam bagi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Wabup juga menegaskan bahwa penguatan profesionalisme guru merupakan pilar utama dalam memajukan kualitas pendidikan. Ia berharap PGRI terus menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi dan integritas guru, sehingga mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.

Di penghujung sambutan, Hj. Nurul Adha menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Lombok Barat. Dengan suara lirih, ia mengakui masih banyak keterbatasan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru.

“Atas nama Pemda, walaupun kami belum mampu menghadirkan kesejahteraan untuk seluruh guru di Lombok Barat, mudah-mudahan ilmu yang bapak dan ibu alirkan kepada anak-anak kita menjadi pahala amal jariyah yang terus mengalir,” ucapnya.

Peringatan HUT PGRI dan HGN 2025 ini menjadi momentum bagi Lombok Barat untuk memperkuat komitmen dalam memajukan dunia pendidikan, sekaligus memberikan penghormatan kepada para pendidik yang selama ini menjadi garda terdepan pembangunan sumber daya manusia daerah. (*)

Editor : Marthadi
#profesionalisme #hari guru 2025 #Lombok Barat #wakil bupati #Nurul Adha