LombokPost – PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) bergerak cepat merespons keluhan warga Kecamatan Kuripan terkait layanan distribusi air bersih. Aduan yang masuk pada Selasa (2/12) melalui Customer Service Kantor Pelayanan Gerung langsung ditangani tim operasional pada hari yang sama.
"Aduan muncul akibat pekerjaan perbaikan jaringan distribusi di Jalan Saleh Hambali yang berdampak pada pelanggan di Kuripan," ujar Sekretaris Perusahaan PTAM Giri Menang Indah Paramita.
Setelah laporan diterima, tim teknis turun melakukan pengecekan tekanan air, pemeriksaan pipa, serta memastikan tidak ada kebocoran pada jalur distribusi. "Setiap laporan pelanggan menjadi prioritas. Kami langsung menurunkan tim untuk menangani," lanjutnya.
Manajemen PTAM Giri Menang bahkan juga mendatangi Kantor Desa Kuripan Induk untuk memberikan penjelasan kepada warga. Indah menjelaskan, pihaknya sudah memberi atensi khusus terhadap aduan yang didampaikan.
"Di lokasi, petugas melakukan proses normalisasi dilakukan dengan pembilasan pipa (flushing) serta pengaturan ulang aliran agar distribusi kembali lancar," jelasnya.
Dalam kesempatan itu Indah juga menyampaikan ada beberapa rencana jangka panjang yang akan dilakukan oleh manajemen. Salah satunya adalah usulan ke pusat terkait SPAM Sungai Dodokan.
Saat ini persyaratan dalam pengajuannya sudah 100 persen diterima oleh Kementerian PU. Diharapkan paling lambat pada tahun 2027 SPAM Sungai Dodokan bisa dibangun. "Ini adalah harapan kita bersama, jika SPAM Sungai Dodokan beroperasi, bukan hanya wilayah Kuripan terpenuhi dengan maksimal, nantinya wilayah terjauh seperti Kecamatan Sekotong bisa merasakan pelayanan yang maksimal juga," jelas Indah.
Kepala Desa Kuripan Hasbi beserta perwakilan dari BPD menyambut baik kedatangan dan pemaparan dari pihak PT Air Minum Giri Menang. Dari penyampaian Hasbi, masyarakat yang sebelumnya terdampak mengaku senang karena pihak perusahaan bergerak cepat dan memberikan kepastian kepada pelanggan.
"Setelah dilaporkan Selasa (2/12), pagi ini pada beberapa titik secara bertahap, suplai air sudah kembali normal. Kami berterima kasih karena langsung ditangani," ungkap Hasbi. Hasbi juga menghimbau kepada seluruh pelanggan yang ada di Kuripan untuk mengantisipasi debit air yang kecil.
"Kami harapkan warga menggunakan tandon untuk kondisi keterbatasan air, terkhusus pada jam-jam puncak. Tandon atau penampungan air menjadi solusi," ujar Hasbi. Hasbi berharap PTAM Giri Menang terus meningkatkan kualitas layanan.
Memperkuat sistem pemantauan jaringan guna mencegah gangguan serupa di kemudian hari. "Dengan respons cepat seperti ini, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan air minum akan meningkat," tandasnya.
Editor : Akbar Sirinawa