LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui pengembangan ekonomi berbasis desa. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan penyaluran bantuan ternak sapi sebanyak 166 ekor kepada masyarakat Desa Lebah Sempage, Kecamatan Narmada, Selasa (23/12).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha bekerja sama dengan Yayasan Relief Islami Indonesia. Program ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui sektor peternakan dan pertanian.
Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Relief Islami Indonesia atas kontribusi dan kepeduliannya dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat di Lombok Barat. Ia menegaskan bahwa bantuan ternak sapi tersebut sejalan dengan program unggulan daerah, yakni Sejahtera dari Desa.
“Bantuan ternak sapi sebanyak 166 ekor ini bukan sekadar bantuan jangka pendek, melainkan investasi ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, ternak ini akan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Nurul Adha.
Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan. Ternak sapi tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan, tetapi juga menjadi tabungan hidup, sumber pupuk organik, serta penopang ketahanan pangan keluarga.
Nurul Adha juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan komitmen penerima bantuan dalam memelihara ternak. Ia mendorong penerapan sistem pengelolaan yang terorganisir dan berkelanjutan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Kami berharap Desa Lebah Sempage bisa menjadi desa percontohan pelaksanaan program Sejahtera dari Desa. Jika berhasil, pola ini bisa direplikasi di desa-desa lain di Lombok Barat,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Relief Islami Indonesia menyampaikan bahwa bantuan ternak sapi ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal.
Yayasan juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar bantuan benar-benar memberikan dampak ekonomi nyata.
“Kami berharap bantuan ini dikelola secara berkelompok dengan pendampingan dari pemerintah desa dan dinas terkait, sehingga ternak dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Desa Lebah Sempage menyambut baik program tersebut dan menyatakan kesiapan untuk melakukan pendampingan serta pengawasan. Pengelolaan ternak akan diarahkan berbasis kelompok agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan pemerintah desa, Pemkab Lombok Barat optimistis penguatan ekonomi desa melalui sektor peternakan dapat menjadi solusi nyata dalam menurunkan angka kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dari desa.
Editor : Siti Aeny Maryam