Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Peduli Sesama, PGRI Lombok Barat Salurkan Donasi Rp 143 Juta untuk Korban Bencana Aceh

Hamdani Wathoni • Minggu, 28 Desember 2025 | 16:46 WIB
PEDULI: Ketua PGRI Lombok Barat H. Akhmad Sujai menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp143.967.500 kepada Bupati LAZ Pada Pembukaan Konferensi Kerja I PGRI Lombok Barat, Sabtu (27/12).
PEDULI: Ketua PGRI Lombok Barat H. Akhmad Sujai menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp143.967.500 kepada Bupati LAZ Pada Pembukaan Konferensi Kerja I PGRI Lombok Barat, Sabtu (27/12).

LombokPost – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Organisasi profesi guru ini menggalang donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

Bencana tersebut telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menelan korban jiwa, sehingga membutuhkan dukungan dan uluran tangan dari berbagai pihak. Menyikapi kondisi itu, PGRI Lombok Barat bergerak cepat menggalang bantuan dari para guru dan tenaga pendidik.

Hasil penggalangan dana berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp143.967.500. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PGRI Lombok Barat Akhmad Sujai, kepada Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ), untuk selanjutnya disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kepada para korban bencana.

Penyerahan donasi dilakukan pada acara Pembukaan Konferensi Kerja I PGRI Lombok Barat yang berlangsung di Hotel Montana Senggigi, Sabtu (27/12). Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua PGRI Provinsi Nusa Tenggara Barat Yusuf Zaini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat M. Hendrayadi, serta para guru dan tenaga pendidik se-Kabupaten Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan PGRI Lombok Barat. Menurutnya, gerakan donasi tersebut mencerminkan nilai kemanusiaan dan empati yang seharusnya menjadi karakter utama insan pendidik.

“Ini bentuk kepedulian luar biasa dari para guru. PGRI tidak hanya fokus pada dunia pendidikan, tetapi juga hadir untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah,” ujar pria yang karib disapa LAZ tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati LAZ juga mengingatkan agar Konferensi Kerja I PGRI Lombok Barat tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap program kerja yang telah berjalan.

“Jadikan momentum ini untuk bermuhasabah, mengevaluasi program, dan menyusun langkah strategis ke depan demi peningkatan kualitas pendidikan. Kita ingin PGRI yang tangguh, guru yang berkualitas, sehingga terwujud Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar proses belajar mengajar tidak hanya dijalankan sebagai pemenuhan kewajiban semata, tetapi harus diiringi dengan upaya berbenah dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PGRI Lombok Barat Akhmad Sujai menegaskan komitmen organisasinya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.

“Kami ingin PGRI hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif. Bukan sekadar pelengkap, tetapi juga bukan pihak yang berseberangan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh program kerja PGRI Lombok Barat tidak hanya tersusun rapi di atas kertas, namun benar-benar dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh anggota PGRI di masing-masing satuan pendidikan.

Editor : Pujo Nugroho
#PGRI Lobar #Sumatera #sesama #Bencana #PEDULI