Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Selama 2025, Kapolres Lobar Ungkap Kasus Kriminalitas Menurun Pengungkapan Narkoba Meningkat

Hamdani Wathoni • Kamis, 1 Januari 2026 | 12:54 WIB
REFLEKSI AKHIR TAHUN: Pores Lombok Barat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus kriminalitas selama tahun 2025, Selasa (30/12).
REFLEKSI AKHIR TAHUN: Pores Lombok Barat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus kriminalitas selama tahun 2025, Selasa (30/12).

LombokPost - Polres Lombok Barat memaparkan penanganan tindak kriminal dalam konferensi pers refleksi akhir tahun, Selasa (30/12). Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap memaparkan intensitas kejahatan secara umum mengalami penurunan, meskipun masih terdapat sejumlah dinamika yang menjadi perhatian ke depan.

"Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Barat relatif kondusif. Angka kriminalitas turun sekitar sembilan persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujar AKBP Yasmara Harahap.

Data Polres Lombok Barat menunjukkan total kejahatan pada 2025 tercatat 668 kasus, turun dari 733 kasus pada 2024. Kejahatan konvensional juga menurun signifikan, dari 682 kasus menjadi 602 kasus atau turun sekitar 12 persen. Sementara kejahatan terhadap kekayaan negara tercatat tetap, masing-masing dua kasus.

Penurunan paling menonjol terjadi pada kasus 3C (curat, curas, dan curanmor). Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) turun drastis hingga 78 persen, dari 85 kasus pada 2024 menjadi hanya 19 kasus pada 2025. "Ini capaian terbaik kami tahun ini," tegas Yasmara.

Kasus curat turun dari 71 menjadi 62 kasus, sedangkan curas turun dari tujuh menjadi enam kasus. Meski demikian, Polres mencatat lokasi rawan masih didominasi kawasan perumahan dan jalan raya, terutama pada jam-jam sibuk pagi hingga siang hari ketika rumah ditinggal pemiliknya bekerja.

Di sisi lain, pengungkapan kasus narkoba justru mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, Polres Lombok Barat menangani 64 kasus narkoba, naik dari 47 kasus pada 2024, dengan jumlah tersangka meningkat dari 61 menjadi 101 orang. "Peningkatan ini bukan berarti peredaran makin luas, tetapi menunjukkan keseriusan dan keaktifan anggota di lapangan, Baca Juga: Sejumlah Pejabat Polres Lombok Utara Dirotasididukung peran aktif masyarakat," jelas Kapolres.

Barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja tercatat menurun, masing-masing dari 669 gram menjadi 228 gram untuk sabu, dan dari 12,9 kilogram menjadi 1,9 kilogram ganja. Selain penindakan, Polres juga memperkuat langkah preemtif melalui program Kampung Bebas Narkoba dan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Sementara itu, di bidang lalu lintas, angka kecelakaan mengalami kenaikan 15,87 persen dengan korban meninggal dunia meningkat menjadi 42 orang. Namun kerugian materiil justru turun drastis hingga 84 persen.

 

Menyikapi hal tersebut, Polres Lombok Barat menggencarkan edukasi keselamatan melalui program Polantas Menyapa dan patroli dialogis di titik rawan kecelakaan.

Pengamanan tahun bafu 2026, Polres Lombok Barat mengerahkan ratusan personel gabungan untuk pengamanan wilayah wisata, pusat keramaian, dan jalur lalu lintas utama. "Kami terapkan zero tolerance terhadap knalpot brong, balap liar, miras, dan petasan berbahaya. Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat merayakan tahun baru dengan aman dan tertib," pungkas AKBP Yasmara Harahap.

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#kondusif #kriminalitas #Lombok Barat #Polres Lobar