LombokPost — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali melakukan mutasi dan pengukuhan pejabat struktural.
Setelah sebelumnya menggelar mutasi pejabat Eselon II, kali ini giliran pejabat Eselon III yang mengalami pergeseran jabatan.
Sebanyak 51 pejabat Eselon III dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, Senin (5/12).
"Dari total 51 pejabat tersebut, sebanyak 39 orang dikukuhkan sesuai dengan pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dan 12 pejabat lainnya mengalami rotasi jabatan," jelas Kepala BKDPSDM Lombok Barat Baiq Mustika Dwi Adni.
Mutasi ini merupakan bagian dari penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Lombok Barat.
Lebih lanjut Baiq Mustika memaparkan jika mutasi dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku.
"Kami sesuaikan dengan SOTK yang baru. Mutasi selanjutnya masih ada karena mutasi kami lakukan bertahap sesuai dengan persetujuan dari BKN," jelasnya.
Sejumlah pejabat yang dilantik dan dikukuhkan di antaranya Abu Bakar sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Lombok Barat, H Saiful Rahman sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Lobar serta H Humaidi sebagai Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Lombok Barat.
Selain itu, Baiq Kusuma Dewi dikukuhkan sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat DPRD Lombok Barat. Ada juga Iwan Mulia Septriansyah menjabat Sekeretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga.
Agus Wirawan Satra Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Nama lain yang turut mengalami pengukuhan dan rotasi jabatan antara lain Agus Martimbang sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Lombok Barat, Arif Nurhadi H sebagai Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Haerudin sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Selain itu, Abdurrahman Jupri dipercaya sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Pemberdayaan Fakir Miskin, sementara Dedi Aswadi menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Barat.
Masih terdapat sejumlah pejabat lainnya yang turut dimutasi dalam kesempatan tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha menekankan pentingnya profesionalisme dan motivasi dalam menjalankan amanah jabatan.
Ia berharap pelantikan dan pengukuhan ini dapat menjadi momentum peningkatan kinerja bagi para pejabat yang dilantik.
"Profesionalisme dalam bekerja harus diawali dengan motivasi yang mendalam dan niat yang tulus ikhlas. Posisi apa pun tidak akan bermakna jika kita tidak mampu memberikan kontribusi dan manfaat melalui jabatan tersebut," tegasnya.
Wabup juga menegaskan dalam menempatkan pejabat, Pemkab Lombok Barat berpegang pada tiga indikator utama, yakni kapasitas, kinerja, dan integritas.
Kapasitas dinilai melalui hasil asesmen, kinerja dilihat dari capaian selama sembilan bulan terakhir, sedangkan integritas menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik.
"Integritas ini sangat penting karena godaan dalam jabatan itu besar. Oleh karena itu, kami bersama Bapak Bupati tidak memiliki beban moril maupun psikis dalam menempatkan siapa pun di posisi mana pun," paparnya.
Ia menambahkan, mutasi dan rotasi jabatan dilakukan murni berdasarkan penilaian objektif, bukan karena kedekatan personal, kekeluargaan, maupun kepentingan politik.
"Pakem penilaiannya jelas, yaitu kapasitas, kinerja, dan integritas. Tiga hal ini menjadi dasar fundamental kami dalam mengambil keputusan," pungkasnya.
Editor : Kimda Farida