LombokPost - Pantai Senggigi siap mengembalikan era kejayaannya sebagai destinasi wisata primadona di Pulau Lombok.
Hal ini tidak lepas dari upaya Pemkab Lombok Barat yang gencar memoles wajah Senggigi.
Angin laut berembus tenang di pesisir Senggigi.
Tak ada lagi pemandangan lapak pedagang yang semrawut dengan atap terpal yang kumuh, atau deretan perahu nelayan yang menutup akses pandang wisatawan ke cakrawala.
Senggigi, sang primadona tua pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), kini tampil dengan riasan baru yang lebih segar dan elegan.
Restorasi besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mulai menunjukkan hasil.
Sejak akhir pekan lalu, ratusan, bahkan ribuan wisatawan tampak memadati bibir pantai.
Mereka tak sekadar datang untuk duduk diam, melainkan menikmati keindahan pantai hingga fasilitas anyar berupa jogging track yang membentang menawan mengitari kawasan pantai.
Fasilitas lari santai ini menjadi magnet baru. Rutenya dimulai dari kawasan Pasar Seni Senggigi hingga berakhir di ujung Kepala Siput, tepat di depan Hotel Merumatta Senggigi.
"Senggigi sekarang sudah beda. Bersih dan steril dari kesan kumuh. Kita jadi senang datang bersama keluarga," ujar Alwi, salah satu pengunjung asal Kota Mataram.
Dulu, Senggigi sempat kehilangan taji akibat menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) yang tak tertata. Namun, pemandangan itu kini sirna.
Melalui tangan dingin Pemkab Lombok Barat, para PKL kini diatur rapi agar tidak berjualan sembarangan.
Petugas kebersihan, Satgas Sapta Pesona, hingga Satpol PP dikerahkan untuk menjaga agar pesisir tetap kinclong sepanjang hari.
Pembangunan dermaga senilai Rp 10 miliar lebih juga menjadi salah satu tonggak modernisasi kawasan ini.
Infrastruktur tersebut bukan sekadar pemanis, melainkan upaya memperkuat konektivitas pariwisata Lombok Barat dengan destinasi lainnya. Khususunya wisatawan yang datang dari Bali.
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menegaskan, pembenahan ini adalah upaya untuk mengembalikan marwah Senggigi.
"Saya berkomitmen Senggigi ini bersih di pagi hari dan terang di malam hari. Kita fokus mengembalikan kejayaan pariwisata Senggigi karena ini adalah sumber PAD Lombok Barat," tegasnya.
Tak hanya wisatawan keluarga, geliat olahraga air pun kembali memuncak.
Pascagelaran lomba selancar akhir tahun lalu, para peselancar kini mulai ramai berlatih menaklukkan ombak Senggigi.
Di sisi lain, deretan kafe dan pelaku UMKM di sekitar kawasan mulai tersenyum lebar seiring meningkatnya angka kunjungan.
Dengan wajah yang lebih tertata dan fasilitas yang memanjakan pejalan kaki, sang legenda pariwisata ini sedang melangkah mantap menuju masa keemasannya kembali. (*)
Editor : Kimda Farida