Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin menjelaskan banjir dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang turun secara merata di wilayah Lombok Barat.
Kondisi tersebut diperparah angin kencang yang menyebabkan debit air sungai meningkat hingga meluap ke permukiman.
“Sebanyak 570 kepala keluarga atau sekitar 1.711 jiwa terdampak akibat kejadian ini,” ujar Sadimin.
Hingga Selasa malam, banjir dilaporkan belum sepenuhnya surut. Warga terdampak masih membutuhkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Dalam penanganan awal, BPBD NTB telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat serta sejumlah stakeholder terkait.
Tim BPBD Lombok Barat juga telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan darurat.
Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Lombok Barat, TNI/Polri, aparatur desa, hingga masyarakat setempat.
BPBD NTB mencatat sejumlah kebutuhan mendesak warga terdampak, di antaranya terpal, matras, makanan siap saji, serta perlengkapan bayi dan anak-anak.
Sadimin mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Editor : Marthadi