Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kehadiran Alun-Alun Giri Menang Park Bikin Gerung yang Semula Kota Mati Kini Jadi Ruang Publik Favorit Warga

Hamdani Wathoni • Senin, 19 Januari 2026 - 20:50 WIB
MULAI RAMAI: Alun-alun Giri Menang Park Kota Gerung sudah mualai ramai dimanfaatkan warga Lombok Barat.
MULAI RAMAI: Alun-alun Giri Menang Park Kota Gerung sudah mualai ramai dimanfaatkan warga Lombok Barat.

LombokPost - Alun-alun Giri Menang Park perlahan menjelma menjadi denyut baru kehidupan ibu kota Lombok Barat. Tawa anak-anak, langkah pelari di jogging track, hingga irama musik senam bersama, berpadu menciptakan wajah Gerung yang lebih hidup.

Jauh dari kesan kota mati yang dulu kerap dilekatkan. Sejak pagi, warga berdatangan. Ada yang sekadar berjalan santai menikmati udara segar. Di sudut lain, kelompok ibu-ibu tampak antusias mengikuti senam bersama. Aktivitas sederhana, namun bermakna besar bagi ruang publik yang lama dinantikan masyarakat.

"Alhamdulillah, meski belum 100 persen rampung, panggung Giri Menang Park sudah bisa digunakan dan sekarang ramai dikunjungi warga," ungkap Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, kepada Lombok Post, Minggu (18/1).

Kehadiran alun-alun ini tidak hanya memberi ruang rekreasi, tetapi juga mengubah ritme kehidupan di sekitar kompleks Kantor Bupati Lombok Barat. Jika dulu kawasan ini sepi setelah jam kerja, kini hampir setiap sore dipenuhi aktivitas masyarakat.

"Kompleks kantor Bupati Lombok Barat sekarang makin ramai. Tidak hanya akhir pekan, tetapi setiap sore juga selalu ada aktivitas warga," ujar Wabup yang akrab disapa Ummi Nurul.

Daya tarik Giri Menang Park tak berhenti pada area alun-alun. Usai berolahraga, warga bisa melipir ke Taman Kota Gerung yang berada tak jauh dari lokasi. Di sana, beragam kuliner lokal menjadi pelengkap kebersamaan keluarga. Dari jajanan tradisional hingga makanan kekinian, semuanya menyatu dalam suasana santai khas ruang publik.

Bagi pemerintah daerah, Giri Menang Park bukan proyek setengah jalan. Mulai pekan ini, rencananya akan dilanjutkan tahap dua pembangunan dengan penataan lapangan seluas sekitar dua hektare. Lapangan yang selama ini kerap tergenang saat hujan itu akan ditata agar lebih rapi dan fungsional.

"Tujuannya agar kawasan ini benar-benar nyaman, baik untuk olahraga, rekreasi, maupun kegiatan masyarakat lainnya," jelas Ummi Nurul. Lebih jauh, alun-alun ini menjadi simbol awal kebangkitan Lombok Barat dari pusat pemerintahan.

"InsyaAllah, mulai dari ibu kota Gerung, kami bergerak menghidupkan Lombok Barat hingga ke desa-desa lainnya," tegasnya. Manfaatnya pun sudah dirasakan warga.

Fahrurrazi, salah seorang pengunjung, mengaku senang dengan hadirnya ruang publik yang representatif. Menurutnya, dampaknya tidak hanya pada kebahagiaan warga, tetapi juga kesejahteraan pelaku UMKM. "Sejak awal kami berharap ruang-ruang publik diperluas. Supaya ada tempat tujuan bersama keluarga kalau penat. Apalagi tempatnya bagus seperti ini," katanya.

Kini, Giri Menang Park bukan sekadar alun-alun. Ia menjadi ruang temu, ruang gerak, dan ruang harapan kebahagiaan warga Gumi Patut Patuh Patju. (*)

Editor : Prihadi Zoldic
#Lombok Barat #Nurul Adha #alun-alun #Gerung