LombokPost — Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menegaskan agar aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meninggalkan pola kerja seremonial dan administratif yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat. ASN diminta bekerja fokus pada hasil nyata.
Penegasan tersebut disampaikan Wabup yang akrab disapa Ummi Nurul saat memimpin Upacara Paripurna perdana tahun 2026 di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (19/1). Upacara dihadiri Pj Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu, para asisten, staf ahli, kepala OPD, ASN, serta PPPK.
Ummi Nurul mengatakan masa adaptasi pemerintahan yang berlangsung sekitar 10 bulan telah berakhir. Pemerintah daerah kini memasuki fase kerja yang lebih terukur, fokus, dan bertanggung jawab.
“Tidak ada lagi ruang untuk bekerja santai atau setengah-setengah. Masyarakat menunggu hasil kerja yang nyata dan berdampak langsung,” tegasnya.
Dia menekankan, penilaian kinerja ASN ke depan sepenuhnya berbasis kinerja dan kontrak kerja yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan. Setiap OPD wajib memiliki tujuan yang terukur dan memastikan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar rutinitas atau mengejar serapan anggaran.
Wabup juga meminta pola kerja yang terlalu seremonial mulai ditinggalkan. Rapat, menurutnya, harus singkat, fokus, dan menghasilkan keputusan yang dapat langsung ditindaklanjuti.
“Waktu dan energi aparatur harus diarahkan pada eksekusi program, penyelesaian persoalan di lapangan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kekompakan dan kolaborasi antar-OPD. Para pimpinan OPD diminta menjadi teladan, bergerak cepat, serta memastikan seluruh jajaran bekerja dalam satu arah.
“Keberhasilan pembangunan Lombok Barat hanya bisa dicapai jika seluruh OPD solid, responsif, dan bekerja dengan semangat pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Upacara Paripurna perdana tahun 2026 tersebut berlangsung khidmat. Pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran, pelayanan publik yang cepat dan berkeadilan, serta program pembangunan yang benar-benar dirasakan hingga ke pelosok Lombok Barat.
Editor : Jelo Sangaji