Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Investasi Lombok Barat Melampaui Target, Tembus Rp 1,36 Triliun di Tahun 2025

Hamdani Wathoni • Kamis, 29 Januari 2026 | 10:17 WIB
Heri Ramadhan
Heri Ramadhan

LombokPost – Capaian positif ditorehkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam sektor investasi sepanjang tahun 2025. Hingga tutup buku, realisasi investasi di Gumi Patut Patuh Patju ini berhasil melampaui target yang ditetapkan, dengan angka pertumbuhan yang signifikan mencapai 114 persen.

"Alhamdulillah, tahun 2025 sudah mencapai target, bahkan melebihi target investasi. Dari Rp 1,19 triliun yang kita targetkan, realisasinya mencapai Rp 1,36 triliun lebih. Jika dipresentasikan, ketercapaiannya mencapai 114 persen," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Barat Heri Ramadhan.

Dia mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Mengingat kondisi perekonomian yang tidak stabil di tahun 2025 akibat pengaruh ekonomi global mapun dalam negeri.

Namun investasi di Lobar masih menunjukkan tren positif. ​Heri merincikan, pertumbuhan investasi ini disumbang oleh berbagai sektor.

Namun, sektor properti seperti perumahan masih menjadi primadona dan pemberi kontribusi terbesar bagi realisasi investasi di Lombok Barat.

Selain properti, geliat ekonomi di tingkat bawah melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menunjukkan taringnya.

​"Hampir semua sektor berkontribusi, tapi yang paling besar masih di sektor properti. Kemudian diikuti oleh sektor perdagangan dan jasa dari UMKM," jelasnya.

​Ia menjelaskan bahwa kategori UMKM yang dimaksud mencakup unit usaha dengan modal maksimal Rp 5 miliar, sementara untuk usaha mikro berada di angka maksimal Rp 1 miliar. Tingginya minat investasi di sektor-sektor ini menjadi sinyal bahwa daya beli dan kebutuhan masyarakat akan hunian serta jasa perdagangan masih cukup stabil. ​

INVESTASI: Perumahan atau properti menjadi salah satu sektor investasi terbesar di Lombok Barat.
INVESTASI: Perumahan atau properti menjadi salah satu sektor investasi terbesar di Lombok Barat.

Memasuki tahun 2026, Heri tetap optimis namun tetap waspada terhadap kondisi ekonomi makro, baik secara nasional maupun global.

Menurutnya, kondisi makro yang stabil akan sangat memengaruhi citra investasi dan pariwisata di daerah, terutama karena beberapa titik pariwisata di Lombok Barat sempat mengalami kelesuan. ​

"Kita berharap kondisi makro ekonomi membaik, karena itu memengaruhi citra investasi kita. Kita dengar banyak restoran dan hotel yang masih berjuang (mengap-megap). Semoga tahun ini kunjungan wisata bagus sehingga menarik minat investor kembali ke Lombok Barat," tambahnya ​

Disinggung mengenai rencana investasi besar Marina Bay yang sempat digadang-gadang bernilai puluhan triliun, Heri memberikan klarifikasi menohok.

Meski awalnya pihak investor memaparkan rencana pengembangan kawasan seluas 150 hektare dengan nilai investasi mencapai Rp 29 triliun hingga Rp 30 triliun, fakta di lapangan dan pengecekan melalui sistem Online Single Submission (OSS) berkata lain.

​"Awalnya gembar-gembor investasi Rp 29 triliun untuk kawasan seperti KEK. Tapi setelah kita cek portofolionya di OSS, ternyata tidak seperti itu," tegas Heri. ​Saat ini, pihak pengembang tersebut hanya mengajukan izin untuk pembangunan vila di lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Nilai investasinya pun jauh merosot dari triliunan menjadi hanya puluhan miliar rupiah saja. ​

"Sekarang yang diajukan hanya vila sekitar 2 hektare dengan nilai investasi puluhan miliar. Jadi kita perlakukan seperti pelaku usaha biasa saja, tidak ada perlakuan khusus karena skalanya tidak sebesar paparan awal mereka," urainya.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini juga menyampaikan pihaknya siap memberikan karpet merah bagi investor. Dengan catatan mereka bersungguh-sungguh dalam investasi.

"Yang sungguh-sungguh berinvestasi akan kami pastikan permudah izinnya. Tapi kami tidak mau kalau hanya sekadar investasi akan atau sebatas wacana," tegas Bupati LAZ, sapaannya. 

Editor : Kimda Farida
#UMKM #investasi #Lombok Barat #Ekonomi #properti