Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kades PAW Desa Cendi Manik Resmi Dilantik, Mahdi Tancap Gas Tata Desa dan Berdayakan Petani Garam

Hamdani Wathoni • Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49 WIB
RESMI DILANTIK: Kepala Desa Cendi Manik H Mahdi (kanan) resmi dilantik Rabu (11/2). Dia tepilih melalui mekanisme PAW menggantikan kades sebelumnya yang meninggal dunia.
RESMI DILANTIK: Kepala Desa Cendi Manik H Mahdi (kanan) resmi dilantik Rabu (11/2). Dia tepilih melalui mekanisme PAW menggantikan kades sebelumnya yang meninggal dunia.

LombokPost – Kepala Desa yang terpilih melalui Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Cendi Manik H Mahdi resmi dilantik, Rabu (11/2). Pasca dilantik sebagai kepala desa, H Mahdi  tidak ingin membuang waktu.

Mengemban amanah periode 2026-2029, ia sudah langsung terjun ke lapangan untuk membenahi persoalan klasik di desanya, mulai dari penanggulangan banjir hingga optimalisasi potensi ekonomi lokal.

"Insya Allah, meski baru dilantik, kami sudah bergerak di tiga lokasi dusun untuk penanganan banjir. Kami bergotong royong bersama pihak kecamatan, Koramil, dan seluruh perangkat dusun menggunakan alat berat untuk normalisasi saluran," ujar H Mahdi kepada Lombok Post.

​Cendi Manik dikataikenal sebagai pintu gerbang Kecamatan Sekotong, menjadi perhatian serius bagi H. Mahdi. Baginya, wajah desa ini adalah representasi awal bagi siapa pun yang hendak memasuki wilayah Sekotong.

​​Beberapa titik krusial yang menjadi fokus antara lain Dusun Sayung Daye Pekemit dan Dusun Empol. Di Dusun Empol, terdapat aliran sungai besar yang kerap mengancam pemukiman warga dan area pemakaman. Respons cepat pun dilakukan dengan berkoordinasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi dan dinas terkait. Selain itu, pengerjaan jalan usaha tani juga mulai digulirkan untuk mendukung aksesibilitas para petani.

​Tak hanya soal infrastruktur, H Mahdi juga menaruh perhatian besar pada sektor ekonomi unggulan Cendi Manik yakni garam. Sebagai salah satu desa penghasil garam utama di Lombok Barat, ia berkomitmen membawa pengelolaan garam ke arah yang lebih profesional.

​"Masyarakat kami sudah sangat berpengalaman dalam memproduksi garam. Fokus saya sekarang adalah di hilirisasi dan pemasaran. Kami sudah mulai menjalin kerja sama dengan pihak luar seperti PT Narmada Awet Muda dan PDAM," jelasnya.

​Rencananya, seluruh distribusi dan pemasaran produk garam lokal akan dikelola melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hal ini dilakukan agar perputaran ekonomi tetap berada di desa dan memberikan kesejahteraan langsung bagi para petani garam.

​Di sisi internal pemerintahan, H Mahdi juga tengah bersiap melakukan pengisian jabatan kepala dusun yang kosong di tiga wilayah. "Kami ingin struktur pemerintahan desa segera lengkap agar pelayanan kepada masyarakat bisa berlari maksimal," pungkasnya optimis. 

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Barat #paw #Cendi manik #Kades #Sekotong