Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gerung Selatan Perangi Sampah Lewat CCTV dan Pemberian Sanksi Sosial ​

Hamdani Wathoni • Jumat, 6 Maret 2026 | 10:21 WIB

Akhwan Mashudi
Akhwan Mashudi

LombokPost — Masalah sampah di wilayah perkotaan Gerung terus menjadi atensi serius Pemerintah Kelurahan Gerung Selatan.

Melalui berbagai inovasi dan pengawasan ketat, pihak kelurahan berupaya mengubah perilaku masyarakat agar lebih tertib dalam membuang sampah, demi mewujudkan lingkungan yang Aman, Sejahtera, Ramah, dan Indah (ASRI).

​Lurah Gerung Selatan Akhwan Mashudi mengungkapkan, pola penanganan sampah di wilayahnya kini dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern dan persuasif.

Salah satu langkah berani yang diambil adalah pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan pembuangan sampah liar.

​"Kami memasang CCTV di lokasi strategis, salah satunya di gerbang masuk dekat Simpang Lima, arah Pasar Gerung. Ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum teredukasi mengenai keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara," ujar Akhwan kepada Lombok Post. ​

Menurutnya, pemantauan melalui CCTV ini terbukti efektif dalam memetakan perilaku warga.

Akhwan menjelaskan bahwa mayoritas warga yang membuang sampah sembarangan sebenarnya hanya butuh arahan.

Banyak dari mereka yang belum mengetahui bahwa telah tersedia TPS sementara di depan Pasar Gerung. ​

Namun, bagi warga yang kedapatan tetap membandel meski sudah dipantau, pihak kelurahan tidak segan-segan menerapkan sanksi sosial.

"Jika ada yang sengaja melanggar berulang kali, dokumentasinya kami unggah ke media sosial melalui akun Facebook Kasitra (Kabar Gerung Selatan). Tujuannya bukan untuk mempermalukan, tapi memberi efek jera agar mereka sadar dan meminta maaf," tegasnya.

​Inovasi ini nyatanya membuahkan hasil positif.

Banyak warga yang akhirnya tersadar dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Tak hanya itu, Kelurahan Gerung Selatan juga mengoptimalkan peran aparat Linmas untuk melakukan "jemput bola" setiap pagi, terutama di jalur pasar yang sering didatangi warga dari luar wilayah Gerung. ​

"Harapan kami, dengan pengawasan dan penindakan yang konsisten, pola hidup bersih ini bisa terbentuk secara alami di masyarakat. Sampah bukan lagi masalah, tapi tanggung jawab bersama," pungkas Akhwan.

Editor : Kimda Farida
#sanksi sosial #sampah #Lombok Barat #CCTV #Gerung #Lombok