Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

​Kades Sigerongan Perkuat UMKM Cupang Hingga Jajan Tradisional

Hamdani Wathoni • Senin, 30 Maret 2026 | 14:40 WIB

Dian Siswadi
Dian Siswadi

LombokPost - Pemerintah Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, terus berkomitmen untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Langkah ini dipandang sebagai strategi paling jitu dalam menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa dari berbagai macam krisis. ​

"Karena sektor UMKM telah teruji dan terbukti paling tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika serta ketidakpastian kondisi ekonomi," jelas Kepala Desa Sigerongan Dian Siswadi.

Ia mencontohkan bagaimana sektor ini menjadi penyelamat dan mampu bertahan di tengah hantaman pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

Di saat sektor usaha skala besar banyak yang tumbang, para pelaku UMKM lokal justru menjadi tumpuan masyarakat untuk tetap bertahan hidup (survive).

​"Sejujurnya, karena judulnya adalah sejahtera dari desa, tentu muaranya adalah kesejahteraan masyarakat. Kalau saya melihat sekarang itu, arahnya lebih baik kita fokus ke penguatan UMKM saja," ujar Dian Siswadi.

​Dian memaparkan bahwa Desa Sigerongan memiliki potensi UMKM yang sangat beragam dan produktif. Beberapa di antaranya yang kini menjadi unggulan desa adalah sentra pembuatan jajanan tradisional seperti opak-opak dan jaje tujak.

Tidak hanya di sektor kuliner, Sigerongan juga dikenal memiliki sentra budidaya perikanan, khususnya pengembangan ikan hias seperti ikan cupang yang pasarnya cukup potensial. ​

Menurutnya, ketangguhan usaha lokal ini harus terus dipupuk. Terlebih di tengah situasi global saat ini yang penuh dengan ketidakpastian.

Dian menilai, penguatan ekonomi di tingkat akar rumput adalah benteng pertahanan terbaik bagi desa agar tidak mudah goyah oleh faktor-faktor eksternal. ​

Bentuk dukungan yang direncanakan oleh Pemerintah Desa Sigerongan tidak hanya berfokus pada wacana, melainkan pada pemenuhan kebutuhan sarana prasarana yang konkret.

Pihak desa berkomitmen untuk memberikan bantuan peralatan guna meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi para pelaku usaha, mulai dari peralatan memasak hingga fasilitas penunjang lainnya.

Baca Juga: Poto Tano Dijadikan Lumbung Hortikultura, Bupati KSB Panen Perdana Melon Hidroponik

​Selain itu, bagi pelaku usaha di sektor perikanan hias, bantuan berupa penyediaan gerobak semi permanen juga menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan untuk memperluas jangkauan pemasaran mereka. ​

Dian Siswadi berharap, melalui intervensi dan bantuan peralatan yang tepat sasaran ini, produktivitas pelaku UMKM di Sigerongan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Muaranya, ekonomi desa akan semakin mandiri dan kesejahteraan masyarakat Sigerongan dapat tercapai secara merata dari level terbawah.

Editor : Kimda Farida
#UMKM #desa #Lombok Barat #Bina Desa #Sigerongan