LombokPost - Desa Persiapan Pesisir Mas, Kecamatan Sekotong, terus bersolek. Di bawah kepemimpinan Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Rusdin, desa pemekaran ini tengah mematangkan langkah untuk menjadi Desa Wisata Mandiri.
Dukungan potensi alam yang melimpah, mulai dari pantai eksotis hingga sektor budidaya mutiara, menjadi modal utama untuk segera meraih status desa definitif. ”Tata kelola aset desa, khususnya sektor pariwisata, kini kami mulai tata lebih profesional,” jelas Pj Kades Pesisir Mas Rusdin.
Salah satunya adalah pengelolaan parkir di kawasan wisata yang selama ini masih dikelola secara swadaya oleh pengurus masjid dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Hasil parkir saat ini dialokasikan untuk pembangunan masjid yang belum tuntas 100 persen, serta mendukung operasional kantor desa.
”Ke depan, kita akan buatkan Peraturan Desa (Perdes) agar retribusi ini lebih jelas dan masuk sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes),” ujar Rusdin.
Baca Juga: Proyek Mesin Masaro Lombok Barat Rp 20 Miliar Rusak, DPRD Lobar Endus Aroma Kerugian Negara
Sektor pariwisata di Pesisir Mas kian bergairah dengan hadirnya akomodasi kelas menengah ke atas. Dua hotel baru, yakni Golden Metv dan Gili Lontar dijadwalkan mulai beroperasi pada April ini. Kehadiran investasi ini diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, terutama menjelang tradisi Lebaran Topat yang biasanya membuat kawasan Sekotong membeludak.
Tak hanya hotel, Rusdin memaparkan bahwa Pesisir Mas merupakan rumah bagi industri mutiara. Sedikitnya ada empat perusahaan mutiara besar yang beroperasi di wilayahnya, termasuk investasi dari India dan Cina, serta BUMN.
”Potensinya sangat luar biasa. Selain mutiara, kami punya Bukit Smelar di Dusun Labuan Petung yang sudah dikenal secara nasional sebagai lokasi panjat tebing,” tambahnya.
Baca Juga: BGN Skors 29 Pengelola MBG di Lobar, Satgas MBG Sebut Sudah Beri Peringatan, Ini Daftar Lengkapnya
Optimisme Rusdin didukung dengan respon positif dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Bupati Lombok Barat pun tercatat pernah berkunjung langsung untuk meninjau progres pembangunan di desa ini.
”Harapan kami, setelah definitif nanti dan kepala desa terpilih sudah ada, Pesisir Mas bisa langsung berlari menjadi desa wisata yang mandiri secara ekonomi dan tata kelola,” pungkasnya.
Editor : Pujo Nugroho