Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mencetak Generasi Kritis, Dinas Arpus Lobar Gelar Lomba Resensi Buku Tingkat SMA

Hamdani Wathoni • Jumat, 24 April 2026 | 07:15 WIB
Salah satu peserta Lomba Bertutur tingkat SD saat tampil di Gedung Perpustakaan Daerah Lobar, Rabu (22/4). (TONI/LOMBOK POST)
Salah satu peserta Lomba Bertutur tingkat SD saat tampil di Gedung Perpustakaan Daerah Lobar, Rabu (22/4). (TONI/LOMBOK POST)

 

LombokPost - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Lobarterus berinovasi. Guna meningkatkan indeks literasi, Dinas Arpus menggelar Lomba Bertutur tingkat SD/MI dan Lomba Resensi Buku tingkat SMA/SMK se-Lobar.

Acara dibuka langsung Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Dalam sambutannya, bupati menekankan pentingnya menanamkan minat baca sejak dini. Baginya, kemampuan bertutur mencerminkan kedalaman pemahaman seseorang. ”Lomba ini melatih mental anak-anak tampil di depan umum. Kita ingin mereka mencintai budaya lokal melalui cerita rakyat,” ujar LAZ.

Bupati berharap perpustakaan bertransformasi menjadi pusat peradaban. Bukan sekadar tempat menyimpan buku berdebu, melainkan ruang kreatif yang inklusif. Di era digital, inovasi fasilitas menjadi kunci utama. ”Perlu ada internet kecepatan tinggi hingga coffee shop. Perpustakaan harus jadi tempat yang nyaman bagi semua lapisan,” paparnya.

Baca Juga: Pelepasan Haru 393 Jemaah Haji Lombok Barat, Bupati: Jaga Kekompakan dan Kesehatan!

Kepala Dinas Arpus Lobar Lalu Winengan menyebut antusiasme peserta tahun ini meningkat tajam. Pada lomba bertutur, peserta wajib membawakan cerita rakyat lokal. Tujuannya untuk memperkuat identitas kedaerahan Gumi Patut Patuh Patju.

Sementara itu, lomba resensi melatih siswa SMA untuk berpikir kritis. Siswa ditantang membedah isi buku dan memberikan ulasan mendalam. Winengan ingin mencetak generasi yang mampu menganalisis ide besar.

”Kita tidak ingin mereka jadi pembaca pasif. Literasi adalah kunci memutus rantai kemiskinan dan kebodohan,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus ajang seleksi menuju tingkat provinsi. Dinas Arpus juga menyiapkan hadiah uang tunai jutaan rupiah bagi pemenang. Program ini akan rutin digelar agar budaya baca tidak luntur oleh arus digitalisasi.

Editor : Pujo Nugroho
#Dinas Arpus Lobar #Berita Lombok Barat #budaya literasi #Bupati Lombok Barat #Lalu Ahmad Zaini