Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Nyaris Kehilangan Nyawa, Mahasiswa Terseret Ombak di Kerandangan Berhasil Diselamatkan Warga

Hamdani Wathoni • Jumat, 24 April 2026 | 17:14 WIB
DAPAT PERAWATAN: Korban mahasiswa yang terseret ombak di Pantai Kerandangan 2 saat mendapat penanganan medis di Puskesmas Meninting, Kamis (23/4). Kondisinya kini dilaporkan mulai membaik.
DAPAT PERAWATAN: Korban mahasiswa yang terseret ombak di Pantai Kerandangan 2 saat mendapat penanganan medis di Puskesmas Meninting, Kamis (23/4). Kondisinya kini dilaporkan mulai membaik.

LombokPost-- Insiden nyaris merenggut nyawa terjadi di kawasan wisata Pantai Kerandangan 2, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kamis (23/4) sore.

Seorang mahasiswa asal Lombok Timur, AA, 19 tahun, terseret ombak saat berenang bersama rekan-rekannya. 

Beruntung, korban berhasil diselamatkan berkat aksi cepat warga dan aparat kepolisian.

"Peristiwa bermula sekitar pukul 17.30 WITA ketika rombongan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Mandalika tiba di lokasi untuk menikmati pemandangan matahari terbenam," jelas Kapolsek Batulayar AKP I Putu Krisna Varananda.

Dari sekitar 10 orang dalam rombongan, enam di antaranya memilih mandi dan berenang di pantai.

Namun, kondisi laut yang semula terlihat tenang tiba-tiba berubah.

Sekitar pukul 17.45 WITA, gelombang tinggi datang dan langsung menggulung tubuh korban.

Arus yang kuat membuat AA tak mampu menyelamatkan diri hingga terseret menjauh dari bibir pantai.

Melihat kejadian itu, rekan-rekan korban langsung berteriak meminta pertolongan.

Dua warga setempat berinisial AK dan M yang berada di sekitar lokasi tanpa ragu langsung terjun ke laut.

Dengan penuh risiko, keduanya menerjang ombak untuk menjangkau korban yang sudah dalam kondisi lemah.

Upaya penyelamatan tersebut membuahkan hasil.

Korban berhasil ditarik ke tepian pantai meski dalam kondisi lemas akibat kelelahan dan sempat tenggelam.

Kapolsek mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 18.10 WITA dan langsung bergerak menuju lokasi.

“Personel kami segera ke tempat kejadian untuk membantu evakuasi serta mengumpulkan informasi dari saksi di lapangan,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Meninting guna mendapatkan penanganan medis.

Petugas bersama warga memastikan korban segera mendapat pertolongan pertama.

Di fasilitas kesehatan tersebut, tim medis melakukan tindakan darurat untuk memulihkan kondisi korban yang mengalami syok dan kelelahan.

Hingga saat ini, AA masih menjalani observasi guna memastikan tidak ada gangguan lanjutan akibat insiden tersebut.

"Kondisi korban sudah mulai membaik dan stabil. Pihak keluarga juga sudah mendampingi,” tambah Kapolsek.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai.

Perubahan cuaca dan karakter ombak di kawasan Senggigi hingga Batulayar kerap terjadi secara tiba-tiba, terutama menjelang petang.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut serta selalu memperhatikan kondisi gelombang.

Selain itu, pengawasan di kawasan wisata juga akan terus ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa.

Pihak kepolisian turut mengapresiasi aksi heroik warga yang sigap memberikan pertolongan sehingga nyawa korban dapat diselamatkan.

Editor : Kimda Farida
#mahasiswa tenggelam #Pantai Keramdangan 2 #Senggigi