LombokPost – PLTU Jeranjang memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan menggelar kegiatan bersepeda bersama bertajuk “Bike To Work, Gowes To Jeranjang”, Kamis (4/6).
Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye gaya hidup sehat, rendah emisi, dan dukungan terhadap penggunaan energi bersih yang diinisiasi PLN melalui gerakan #CleanEnergyDay.
Kegiatan diawali dari titik kumpul di kawasan Tembolak, Kota Mataram. Seluruh peserta kemudian menempuh rute menuju Gerung melalui jalur Banyu Urip dan berakhir di Kantor PLTU Jeranjang.
"Kami ingin membangun kebersamaan dan semangat menjaga lingkungan dari insan PLTU Jeranjang dan mitra kerja," jelas Manajer Unit PLN Indonesia Power UBP Jeranjang Yunisetya Ariwibawa.
Dia mengatakan, kegiatan bersepeda ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran pegawai mengenai pentingnya mengurangi emisi karbon melalui perubahan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini pihaknya mengajak seluruh insan perusahaan untuk mulai menerapkan kebiasaan yang lebih berkelanjutan, salah satunya dengan memanfaatkan transportasi rendah emisi seperti bersepeda.
"Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung transisi energi bersih," ujarnya.
Selain kegiatan gowes bersama, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga diisi dengan kampanye internal terkait energi bersih serta berbagai aksi lingkungan yang telah dilaksanakan sebelumnya, seperti penanaman pohon dan edukasi mengenai pentingnya mendukung energi ramah lingkungan di lingkungan kerja.
Baca Juga: PLN IP UBP Jeranjang Konsisten Jaga Lingkungan, Raih PROPER Hijau Lagi
Komitmen PLTU Jeranjang terhadap pelestarian lingkungan telah diwujudkan melalui berbagai program berkelanjutan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerapan program cofiring biomassa yang telah dijalankan sejak tahun 2019.
Program ini memanfaatkan bahan bakar alternatif berupa biomassa seperti woodchip dan Solid Recovered Fuel (SRF) sebagai campuran batu bara dalam proses pembangkitan listrik.
Penerapan cofiring tersebut terbukti mampu mengurangi konsumsi batu bara sekaligus menekan emisi karbon dari operasional pembangkit. Volume pemanfaatan biomassa juga terus meningkat dari tahun ke tahun sebagai bentuk dukungan terhadap target pengurangan emisi nasional.
Tidak hanya itu, PLTU Jeranjang juga mendorong pemanfaatan sampah organik dari sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang diolah menjadi bahan bakar alternatif.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan melalui pengurangan volume sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang terlibat dalam penyediaan bahan baku biomassa.
Berbagai kegiatan penghijauan juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi jejak karbon dan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Lombok Barat.
Baca Juga: PLN Indonesia Power UBP Jeranjang Salurkan 367 Paket Kado Lebaran untuk Dhuafa
Bersama PLN Nusantara Power, PLTU Jeranjang sebelumnya turut mendukung penanaman ribuan pohon cemara udang di kawasan pesisir Lombok guna membantu menjaga ekosistem pantai dari ancaman abrasi.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PLTU Jeranjang menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya dilakukan pada momen peringatan semata, melainkan menjadi komitmen yang dijalankan secara berkelanjutan demi mendukung terwujudnya transisi energi bersih dan target net zero emission Indonesia.
Editor : Kimda Farida