LombokPost - Dari desa ke pentas panggung nasional. Pratiwi Wulandari ingin menunjukkan bahwa siapapun bisa berprestasi jika mendapat dukungan dan kesempatan.
Senyum ramah tak lepas dari wajah Pratiwi Wulandari. Mahasiswi semester dua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) ini tengah bersiap memikul tanggung jawab besar.
Menyandang gelar First Runner Up Puteri Pendidikan NTB 2026, gadis asal Desa Kebon Ayu, Lombok Barat, tersebut bersiap terbang ke Jakarta untuk berlaga di ajang Puteri Pendidikan Nasional pada 18 Juni mendatang.
"Setelah melewati masa karantina dan malam grand final, Alhamdulillah saya berhasil meraih gelar First Runner Up Puteri Pendidikan Kategori Dewasa 2026 tingkat Provinsi NTB. Setelah itu, saya mendapatkan undangan untuk mewakili Nusa Tenggara Barat di ajang nasional yang akan digelar di Jakarta," bukanya kepada Lombok Post, Minggu (7/6).
Baca Juga: Mengenal Habib dan Selvi, Finalis Putera-Puteri Pendidikan 2019 NTB
Bagi Wulan, sapaan akrabnya, ajang ini bukan sekadar panggung unjuk kecantikan atau keserasian berbusana. Lebih dari itu, mahasiswi FKIP ini membawa misi advokasi yang mendalam tentang nasib pendidikan di daerah-daerah terpencil Nusa Tenggara Barat.
"Bagi saya, pencapaian ini adalah ruang untuk memberikan kontribusi nyata dan dampak positif langsung kepada masyarakat melalui dunia pendidikan," ujarnya dengan nada optimis.
Selama proses pemilihan di tingkat provinsi yang menguras energi selama satu bulan penuh, Wulan digembleng bukan hanya soal kemampuan komunikasi, melainkan juga kepedulian sosial dan ketajaman wawasan.
Nilai-nilai kedisiplinan dan kepercayaan diri itulah yang kini menjadi modal utamanya untuk bersaing dengan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Wulan menyiapkan tumpukan konsep edukasi di dalam pikirannya.
Khususnya untuk menggugah remaja seusianya maupun para orang tua untuk lebih peduli pendidikan. Terlebih, dia sudah berkeliling ke beberapa kabupaten kota melihat potret pendidikan di masyarakat NTB saat ini.
"Saya ingin meyakinkan masyarajat jika pendidikan itu memberikan banyak benefit untuk kita. Dari kita yang tidak tahu menjadi tahu dan memberikan perubahan yang sangat baik untuk setiap orang," ucap alumni Ponpes Nurul Haramain NWDI Narmada tersebut.
Editor : Kimda Farida