Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Optimalkan PAD, Pelabuhan Senggigi Resmi Terapkan Sistem E-Ticketing

Hamdani Wathoni • Jumat, 12 Juni 2026 | 09:12 WIB
DIGITALISASI PELABUHAN: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini saat meninjau langsung implementasi Centralized Ticketing Terminal di Pelabuhan Senggigi, Kamis (11/6). (Toni/Lombok Post)
DIGITALISASI PELABUHAN: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini saat meninjau langsung implementasi Centralized Ticketing Terminal di Pelabuhan Senggigi, Kamis (11/6). (Toni/Lombok Post)

LombokPost — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan serta mengoptimalkan pendapatan daerah dari Pelabuhan Senggigi.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan meresmikan peluncuran sistem tiket elektronik (e-ticketing) secara daring (online) untuk aktivitas penyeberangan di pelabuhan tersebut.

​"Seluruh transaksi penyeberangan di Pelabuhan Senggigi kini wajib dilakukan secara online melalui sistem Easy Book.

Dengan diterapkannya sistem digital ini, tidak ada lagi transaksi tunai maupun penggunaan tiket manual yang selama ini rawan kebocoran," jelas Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

Melalui sistem e-ticketing terintegrasi atau Centralized Ticketing Terminal, aliran dana dari pembelian tiket akan langsung dipisahkan oleh Bank NTB.

Pendapatan yang menjadi hak pihak Easy Book dan yang menjadi hak Pemkab Lobar akan langsung masuk ke rekening masing-masing secara otomatis.

​"Sistem baru ini juga mempermudah pemerintah dalam memastikan dan memantau jumlah pasti penumpang yang keluar masuk pelabuhan," paparnya.

Skema digitalisasi ini menjamin transparansi pengelolaan keuangan daerah karena seluruh transaksi langsung tercatat secara akurat ke dalam rekening daerah.

Bupati menegaskan bahwa pemberlakuan ini sudah berjalan sepenuhnya, sehingga para penumpang tidak bisa lagi masuk menggunakan uang tunai tanpa melalui sistem e-ticketing.

​Kepala Dinas Perhubungan Lobar M Hendrayadi mengungkapkan optimisme yang tinggi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemkab Lobar menargetkan PAD dari Pelabuhan Senggigi sebesar Rp sebesar Rp 700 juta tahun 2026 ini.

"Tapi realisasi PAD hingga bulan Juni telah menyentuh angka Rp 600-an juta, atau hampir mencapai 90 persen dari target tahunan," bebernya.

​Dengan pemberlakuan e-ticketing, Dinas Perhubungan memproyeksikan adanya kenaikan target PAD hingga dua kali lipat pada masa mendatang. Sehingga target PAD dari Pelabuhan Senggigi tahun 2027 diproyeksikan mencapai Rp 1,2 miliar.

Tak hanya itu, kehadiran sistem digital ini dinilai mempermudah masyarakat dalam membeli tiket, sekaligus memberikan alat kontrol yang kuat bagi Pemda untuk memantau data penumpang secara real-time guna meminimalkan celah kebocoran. 

Saat ini, Pelabuhan Senggigi melayani aktivitas penyeberangan dari tiga perusahaan operator kapal dengan total 11 trip per hari. Rencananya jumlah trip akan bertambah hingga 13 trip per hari.

"Kemungkinan akan bertambah di puncak musim libur sekitar 13 trip. Kami batasi sampai 13 trip demi kenyamanan manajemen internal pelabuhan," paparnya.

​Sementara itu, perwakilan dari Direktur PT Easy Book Azman Manayur menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran Centralized Ticketing Terminal ini.

"Ini merupakan komitmen nyata perusahaan sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemda Lombok Barat," katanya. 

Pelabuhan Senggigi menjadi pelabuhan keenam di wilayah Lombok yang berhasil menerapkan sistem live e-ticketing dari Easy Book, menyusul pelabuhan-pelabuhan lain seperti Gili Trawangan, Bangsal, dan Gili Air.

Konsep digitalisasi ini diharapkan dapat terus membantu daerah dalam memastikan koleksi serta retribusi PAD mengalir ke daerah secara akurat, transparan, dan bebas dari kebocoran transaksi.

Editor : Hamdani Wathoni
#Senggigi #Lombok Barat #pelabuhan #elektronik #Tiket