Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pesan Lokasi Camping Ground Gunung Jae Kini Bisa Via Online, Desa Sedau Siapkan Aplikasi Gandeng Easy Book

Hamdani Wathoni • Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:10 WIB
JALIN MOU: Kepala Desa Sedau Amir Syarafudin (kiri) saat menjalin MoU dengan pihak Easy Book, Kamis (11/6). (Toni/Lombok Post)
JALIN MOU: Kepala Desa Sedau Amir Syarafudin (kiri) saat menjalin MoU dengan pihak Easy Book, Kamis (11/6). (Toni/Lombok Post)

 

LombokPost — Pemerintah Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, terus melakukan terobosan dalam mengembangkan potensi wisatanya.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menerapkan sistem digitalisasi pada kawasan wisata Gunung Jae. Melalui sistem ini, pelayanan dan pengelolaan wisata kini dialihkan secara online.

​"Digitalisasi ini difokuskan untuk mempermudah para wisatawan yang ingin menikmati fasilitas camping ground di Gunung Jae," jelas Kepala Desa Sedau Amir Syarafudin.

Dia menjelaskan bahwa sistem pemesanan camping ground kini dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Easy Book.

​"Jadi kalau ada yang misalnya dari luar daerah mau melakukan kegiatan, entah itu outbound ataupun misalnya mau camping, nanti pemesannya bisa melalui Easy Book," imbuh Kades.

​Menurut Amir, aplikasi Easy Book ini menyediakan layanan yang sangat komprehensif bagi para pengunjung.

 Tidak hanya sekadar memesan tempat, wisatawan juga dapat memilih berbagai paket durasi menginap serta melihat fasilitas apa saja yang akan mereka dapatkan.

​"Di sana (aplikasi) sudah tersedia paketnya berapa hari, apa saja fasilitasnya. Ada untuk tenda, kemudian ada untuk kitchen equipment (peralatan dapur), dan seterusnya. Itu nanti bisa dipesan melalui Easy Book," tambahnya.

Baca Juga: Desa Sedau Bidik Peningkatan PADes Lewat Wisata Gunung Jae dan Ketahanan Pangan

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Desa Sedau dalam mewujudkan konsep wisata camping ground digital.

​Selain mempermudah wisatawan, penerapan sistem digital ini juga bertujuan untuk membenahi tata kelola keuangan desa.

Dengan sistem online, seluruh transaksi menjadi lebih teratur, transparan, dan meminimalisasi risiko kebocoran Pendapatan Asli Desa (PADes).

​Amir mengungkapkan, Pemerintah Desa Sedau mematok target PADes yang cukup optimis untuk tahun ini.

 "Insyaallah tahun ini kita tetap punya target, bisa paling tidak mencapai angka Rp 30 juta untuk PADes sendiri," kata Amir.

​Selain berkontribusi bagi desa, sektor wisata ini juga ikut menyumbang pendapatan bagi daerah.

Pada tahun lalu, kerja sama (PKS) Desa Sedau dengan pemerintah daerah menghasilkan kontribusi sebesar Rp 15 juta yang telah disetorkan secara penuh.

Baca Juga: KMB Dharmayana Universitas Tarumanegara Gelar Pengobatan Gratis di Desa Sedau

​Untuk tahun ini, Amir menyebutkan bahwa draf target kontribusi daerah masih menunggu finalisasi akibat adanya perubahan kelembagaan berupa penggabungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan Dinas Pariwisata (Dispar) menjadi Disparekraf.

​Melalui inovasi wisata digital ini, Amir berharap produk-produk lokal milik masyarakat Desa Sedau juga dapat ikut dipromosikan dan dipasarkan secara lebih luas melalui aplikasi Easy Book, sehingga membawa manfaat ekonomi bagi desa maupun daerah. 

Editor : Kimda Farida
#digital #camping ground #Lombok Barat #Sedau #NTB