Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wabup Lobar Sambangi Lansia Sebatang Kara, Pastikan Dapat Perlindungan Sosial

Hamdani Wathoni • Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:46 WIB
 PEDULI LANSIA: Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha didampingi Kepala Dinsos PPPA Lombok Barat Arief Suryawirawan dan perangkat desa menyerahkan bantuan kepada Masitah (70), lansia sebatang kara di Dusun Dasan Tebu, Desa Ombe Baru, Kecamatan Kediri, Rabu (17/6).
PEDULI LANSIA: Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha didampingi Kepala Dinsos PPPA Lombok Barat Arief Suryawirawan dan perangkat desa menyerahkan bantuan kepada Masitah (70), lansia sebatang kara di Dusun Dasan Tebu, Desa Ombe Baru, Kecamatan Kediri, Rabu (17/6).

LombokPost – Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha turun langsung mengunjungi seorang lanjut usia (lansia) sebatang kara, Masitah, 70 tahun, di Dusun Dasan Tebu, Desa Ombe Baru, Kecamatan Kediri, Rabu (17/6).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga rentan yang membutuhkan perhatian dan penanganan segera.

Dalam kunjungan itu, Wabup yang akrab disapa Ummi Nurul Adha (UNA) didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Barat Arief Suryawirawan bersama perangkat desa setempat.

Mereka melihat langsung kondisi Masitah yang selama ini hidup sendiri dengan keterbatasan fisik akibat riwayat penyakit yang telah dideritanya sejak lahir.

Baca Juga: Genjot PAD, Cara Sakti Wakil Bupati Nurul Adha Selamatkan PPPK Lombok Barat

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Lombok Barat langsung memberikan bantuan darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Bantuan yang disalurkan berupa kasur, selimut, makanan siap saji, peralatan kebutuhan pokok, serta santunan tunai yang diserahkan kepada warga yang selama ini merawat Masitah.

“Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi sulit,” ujar UNA di sela-sela kunjungan.

Tidak hanya memberikan bantuan fisik, Pemkab Lombok Barat juga bergerak cepat menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan yang selama ini menjadi kendala.

Melalui koordinasi lintas instansi, pemerintah akan mengurus pemecahan Kartu Keluarga (KK) Masitah agar dapat terdaftar secara mandiri dalam kategori miskin ekstrem.

Baca Juga: Turun Tangan Mediasi Kasus Pernikahan Dini, Wabup Nurul Adha Pastikan Anak Putus Sekolah Kembali Belajar

Langkah tersebut dinilai penting agar Masitah bisa memperoleh berbagai hak layanan sosial dari pemerintah secara maksimal. Mulai dari bantuan lansia, jaminan kesehatan melalui BPJS, hingga berbagai program bantuan sosial lainnya yang diperuntukkan bagi kelompok rentan.

UNA menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memiliki sistem dan mekanisme penanganan bagi masyarakat yang mengalami kondisi serupa. Karena itu, ia meminta seluruh kepala desa dan kepala dusun di Lombok Barat untuk lebih proaktif melaporkan jika menemukan warga yang membutuhkan bantuan segera.

“Saya berharap seluruh kades dan kadus di Lombok Barat cepat tanggap melaporkan kasus seperti ini. Sistem kita punya solusinya, baik di Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan. Mari kita saling bekerja sama,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan organisasi perangkat daerah menjadi kunci agar pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dengan langkah cepat tersebut, diharapkan tidak ada lagi warga rentan yang luput dari perhatian dan perlindungan sosial pemerintah.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Lombok Barat #wakil bupati #Nurul Adha #Lansia #PEDULI