Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Festival Senggigi 2026 Resmi Diluncurkan, Seni, Olahraga, dan Budaya Menyatu dalam Satu Napas

Hamdani Wathoni • Minggu, 21 Juni 2026 | 13:12 WIB
SINERGI KEBANGKITAN SENGGIGI: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Kapolres Lobar AKBP Yasmara Harahap, Dandim 1606/Mataram Letkol Infanteri Nyarman dan Kadisparekrafpora Agus Gunawan saat peluncuran Festival Senggigi di Lombok Barat di Hotel Merumatta, Minggu (21/6). (Toni/Lombok Post)
SINERGI KEBANGKITAN SENGGIGI: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Kapolres Lobar AKBP Yasmara Harahap, Dandim 1606/Mataram Letkol Infanteri Nyarman dan Kadisparekrafpora Agus Gunawan saat peluncuran Festival Senggigi di Lombok Barat di Hotel Merumatta, Minggu (21/6). (Toni/Lombok Post)

LombokPost - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melakukan sebuah terobosan besar. Seluruh potensi pariwisata, mulai dari olahraga hingga seni budaya, diramu ke dalam satu wadah besar bertajuk "Festival Senggigi".

Ribuan peserta Senggigi Lombok Fun Run finish di Hotel Merumatta sekitar pukul 07.00 Wita setelah start dari Hotel Jayakarta pukul 06.00 Wita. 

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini mengambil undian peserta. Membacakan nomor peserta yang mendapatkan aneka doorprize menarik. Selepas itu, Bupati yang karib disapa LAZ itu bersama para tamu undangan secara simbolis membuka acara Festival Senggigi.

Bupati menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah strategis untuk membangkitkan kembali gairah pariwisata Senggigi secara masif. Tidak tanggung-tanggung, perhelatan ini direncanakan akan berlangsung maraton selama tiga bulan ke depan dengan rangkaian agenda di setiap akhir pekan.

"Selama ini kita lihat Senggigi ada beberapa kegiatan, tapi sendiri-sendiri. Sekarang kita ramu dalam satu ikhtiar pemerintah daerah untuk membangkitkan Senggigi," ujar Bupati LAZ.

Baca Juga: Bupati Lobar Berencana Bangun Mal di Lahan Eks Hotel Santosa Senggigi, Dewan NTB Beri Dukungan

Ia menambahkan, meski bertajuk Festival Senggigi, beberapa rangkaian acara ikonik seperti tradisi lomba jetski hingga peresean yang akan memanfaatkan fasilitas di wilayah lain, termasuk koloseum di Gerung.

Langkah ini diambil agar kemeriahan festival dapat dirasakan lebih luas sekaligus memperkenalkan keunggulan seni dari berbagai kecamatan. "Tujuan besarnya, kami ingin ada sesuatu yang berubah dan bergerak dinamis di Senggigi," tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafpora) Lombok Barat, Agus Gunawan, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema besar "The Soul of Lombok".

Tema ini dipilih sebagai penanda kembalinya marwah Senggigi sebagai destinasi wisata legendaris yang pertama kali melambungkan nama Nusa Tenggara Barat di kancah internasional.

​Agus memaparkan, rangkaian acara akan dibuka melalui kick-off resmi oleh Bupati, yang kemudian diikuti dengan berbagai event besar hingga akhir tahun.

Beberapa agenda yang sudah dilaksanakan menandai dibukanyanFestival Senggigi yakni Senggigi Lombok Fun Run yang bekerja sama dengan Astindo—di mana tahun ini mencatatkan rekor partisipasi tertinggi mencapai lebih dari 1.000 peserta—serta gelaran musik bergengsi Senggigi Sunset Jazz.

​"Dengan adanya banyak event ini, kami menargetkan tiga output utama yakni peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah), memperpanjang length of stay (lama tinggal) wisatawan, dan pemberdayaan UMKM lokal.

Kami ingin atmosfer Senggigi kembali ramai, okupansi hotel tinggi, dan warung-warung kecil kembali hidup," kata Agus optimistis.

Baca Juga: Senggigi Lombok Fun Run 2026 Siap Digelar, Usung Tema Senggigi Level Up

Tentu saja, ambisi besar ini menuntut jaminan keamanan yang prima. Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengawal seluruh rangkaian acara.

Pihak kepolisian akan menyusun rencana pengamanan yang dinamis berbasis pada perkiraan intelijen di setiap titik keramaian. "Kami dari Polres selalu mendukung kegiatan Pemda dengan melaksanakan pengamanan maksimal agar wisatawan merasa nyaman," tegas AKBP Yasmara.

​Senada dengan Kapolres, Dandim 1606/Mataram Letkol Infanteri Nyarman juga memastikan dukungan penuh dari sektor teritorial. TNI siap memberikan pasokan personel untuk mem-back-up kepolisian di setiap titik festival.

"Kami 100 persen mendukung kegiatan Pak Bupati. Personel kami akan bersiaga membantu pengamanan di bawah komando Pak Kapolres," ungkapnya.

​Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku wisata, Festival Senggigi bukan sekadar pesta hiburan biasa.

Ini adalah sebuah ikhtiar kolektif untuk mengembalikan kejayaan sang maestro pariwisata Lombok, sekaligus membuktikan bahwa The Soul of Lombok itu masih ada, dan kini berdenyut lebih kuat dari sebelumnya. (*)

Editor : Kimda Farida
#Senggigi #Lombok Barat #olahraga #seni budaya #FESTIVAL