Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Desa Pakuan Kembangkan Ekowisata Kopi dan Air Terjun  ​

Hamdani Wathoni • Minggu, 5 Juli 2026 | 14:21 WIB
DESA WISATA: Air Terjun Tibu Bunter menjadi salah satu daya tarik wisata Desa Pakuan. (Instagram @DewiPakuan)
DESA WISATA: Air Terjun Tibu Bunter menjadi salah satu daya tarik wisata Desa Pakuan. (Instagram @DewiPakuan)

 

LombokPost — Pemerintah Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, terus berbenah untuk mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki.

Selain dikenal dengan komoditas kopi lokalnya, desa yang berada di kawasan lereng Gunung Rinjani ini kini tengah memaksimalkan potensi sebagai Desa Wisata dengan mengandalkan kekayaan ekowisata kopi dan keindahan empat air terjun tersembunyi. 

Kepala Desa Pakuan Mardan Haris mengungkapkan, pengembangan ekowisata kopi difokuskan pada pemberdayaan masyarakat sekitar secara luas. Potensi kopi lokal di Pakuan dinilai sangat menjual karena masih mempertahankan cara-cara budidaya tradisional yang autentik. 

Baca Juga: Sensasi Menikmati Kopi Kumbi Desa Pakuan, Aroma Lereng Rinjani yang Disiapkan Menjadi Magnet Ekowisata

​"Pemberdayaan masyarakat ini kami lakukan melalui pemanfaatan kopi lokal yang budidayanya masih sangat alami. Wisatawan bisa merasakan sensasi memanjat pohon kopi hingga proses pengolahan tradisional," ujar Mardan Haris. 

Tidak hanya kopi, daya tarik utama Desa Pakuan juga terletak pada keberadaan empat air terjun yang eksotis. Keempat air terjun tersebut adalah Air Terjun Tibu Bunter, Air Terjun Batu Santek, Air Terjun Jaran Kurus, dan Air Terjun Segenter.

Di antara keempatnya, Air Terjun Batu Santek dan Tibu Bunter menjadi destinasi yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. 

"Untuk Desa Pakuan ini kita punya empat air terjun. Yang paling menarik dan sering dikunjungi bule (wisatawan asing) itu Batu Santek dan Tibu Bunter. Selain itu, ada juga Air Terjun Segenter yang masuk wilayah kami," jelas Mardan. 

Kombinasi antara ekowisata kopi dan wisata air terjun ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga Pakuan.

Baca Juga: Dewi Pakuan Forest Trail Run, Pesona Sport Tourism di Jantung Narmada Lombok Barat

Saat ini, Pemdes Pakuan sedang mempersiapkan seluruh persyaratan dan dokumen pendukung agar desa tersebut bisa resmi mengantongi SK Desa Wisata. 

​"Kami optimis dengan perpaduan ekowisata kopi dan air terjun ini, Desa Pakuan siap menyambut kunjungan wisatawan secara lebih profesional," pungkasnya. 

​ 

 
Editor : Kimda Farida
#tibu ijo #Lombok Barat #Desa Pakuan #air terjun