LombokPost – Memasuki musim kemarau, PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) memastikan pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan.
Plt Direktur Utama PAM Giri Menang Aini Kurniati menegaskan jajaran manajemen berkomitmen menjaga stabilitas dan kontinuitas distribusi air. Baik melalui jaringan perpipaan maupun dukungan mobil tangki.
Komitmen itu disampaikan menyusul mulai menurunnya debit sejumlah sumber air yang selama ini menjadi andalan pelayanan di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.
"Kami berkomitmen menjaga stabilitas dan kontinuitas pelayanan air ke pelanggan, baik melalui perpipaan maupun mobil tangki, mengingat saat ini memasuki musim kemarau dan sejumlah sumber air mengalami penurunan debit," ujar Aini, Selasa (28/7).
Menurut dia, perusahaan telah menyiapkan langkah antisipatif agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, terutama pada wilayah yang berpotensi mengalami gangguan pasokan saat musim kering berlangsung.
Baca Juga: Aini Kurniati Ditunjuk Jadi Plt Dirut PAM Giri Menang
Aini juga menanggapi keluhan sebagian pelanggan terkait tagihan air yang meningkat pada periode tertentu. Ia menegaskan, kenaikan tagihan tidak selalu disebabkan kesalahan pencatatan meter, melainkan dapat dipengaruhi beberapa faktor yang perlu diperhatikan pelanggan.
Faktor pertama adalah meningkatnya pemakaian air rumah tangga. Kondisi ini kerap terjadi saat aktivitas di rumah bertambah, penggunaan air lebih sering, atau terdapat anggota keluarga tambahan.
"Pemakaian air yang meningkat tentu akan tercatat pada meter air pelanggan dan berpengaruh terhadap besaran tagihan," jelasnya.
Faktor kedua, lanjut Aini, adalah kebocoran instalasi pipa di dalam rumah setelah meter air. Kebocoran sering kali tidak disadari karena air terus mengalir meskipun tidak digunakan, sehingga angka pemakaian pada meter menjadi lebih tinggi.
Ia menyarankan pelanggan segera memeriksa instalasi rumah apabila ditemukan rembesan pada dinding, lantai basah, atau keran yang terus menetes meski sudah ditutup rapat.
Selain itu, kenaikan tagihan dapat terjadi ketika rumah dalam kondisi terkunci atau tidak dapat diakses petugas pembaca meter.
Dalam situasi tersebut, pencatatan pemakaian dilakukan melalui sistem taksiran sampai pembacaan meter berikutnya dapat dilakukan.
Untuk membantu pelanggan mengendalikan penggunaan air, PAM Giri Menang menyiapkan beberapa langkah praktis. Pertama, pelanggan diminta rutin memantau dan mencatat angka meter air di rumah masing-masing.
Kedua, pelanggan dapat melaporkan angka meter secara mandiri melalui aplikasi PAM Giri Menang. Fitur ini memungkinkan data pemakaian yang dilaporkan sesuai dengan posisi meter aktual di rumah.
Baca Juga: PAM Giri Menang Jamin Layanan Air Bersih Tetap Normal, Dirut Baru Tergantung Wabup dan Wali Kota
Ketiga, perusahaan menyediakan fitur kalkulator tarif pada aplikasi tersebut. Melalui fitur itu, pelanggan dapat memperkirakan besaran tagihan berdasarkan jumlah pemakaian air sehingga lebih mudah mengontrol konsumsi setiap bulan.
"Pelanggan bisa memanfaatkan aplikasi untuk memantau pemakaian dan memperkirakan tagihan. Dengan begitu penggunaan air dapat dikendalikan lebih baik," katanya.
Aini menambahkan, edukasi kepada pelanggan terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya penghematan air, terutama pada musim kemarau ketika ketersediaan sumber air cenderung menurun.
Pelanggan yang mengalami gangguan pelayanan atau memiliki pertanyaan terkait tagihan dapat menyampaikan pengaduan melalui call center (0370) 6111999 atau WA Center 081999029903.
Di balik penunjukannya sebagai Plt Direktur Utama, Aini dikenal sebagai figur internal yang telah lama berkarier di PAM Giri Menang.
Ia memulai karier sebagai Staf Pelayanan Langganan pada 1999, kemudian menempati berbagai posisi strategis, mulai dari bidang kehumasan, administrasi dan keuangan cabang, pelayanan pelanggan, personalia, kepegawaian, hingga Kepala Bagian SDM dan Kepala Bagian Umum.
Sejak 2019, Aini menjabat Direktur Umum dan Keuangan dan bertanggung jawab mengoordinasikan kegiatan bidang umum serta keuangan perusahaan.
Pengalamannya diperkuat dengan sertifikasi kompetensi Ahli Manajemen Air Minum Tingkat Muda yang diperoleh pada 2013 dan Ahli Manajemen Air Minum Tingkat Madya pada 2017.
Baca Juga: Perjuangkan SPAM Meninting, Dirut PAM Giri Menang Beberkan Indikator Kinerja BUMD
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di perusahaan daerah air minum tersebut, Aini berharap kepercayaan pelanggan terhadap PAM Giri Menang tetap terjaga di tengah tantangan musim kemarau.
"Pelayanan air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu kami akan terus berupaya menjaga kualitas pelayanan dan memastikan pelanggan mendapatkan akses air bersih secara berkelanjutan," tutupnya.
BERIKUT RIWAYAT KARIER AINI KURNIATI
Perjalanan Jabatan di PAM Giri Menang
- 1999 | Staf Pelayanan Langganan
Melayani kebutuhan dan pengaduan pelanggan.
- 2002 | Fungsional Kehumasan
Mengelola kegiatan hubungan masyarakat (humas).
- 2004 | Kasi Adm. & Keuangan Cabang Senggigi
Mengurus administrasi dan keuangan kantor cabang.
- 2009 | Fungsional Humas (Sekretaris Direksi)
Menjalankan fungsi kehumasan dan kesekretariatan direksi.
- 2010 | Kasi Rumah Tangga
Mengatur operasional dan urusan rumah tangga perusahaan.
- 2012 | Kasi Pelayanan Langganan Mataram & Kasi Personalia
Mengawasi pelayanan pelanggan wilayah Mataram serta mengelola personalia dan penggajian.
- 2016 | Kasi Kepegawaian
Mengelola administrasi kepegawaian.
2017 | Kepala Bagian SDM
Memimpin pengembangan pegawai dan kepegawaian.
- 2019 – Saat Ini | Kepala Bagian Umum & Direktur Umum dan Keuangan
Mengoordinasikan seluruh operasional bidang umum dan keuangan perusahaan.
SERTIFIKASI KOMPETENSI
2013 — Ahli Manajemen Air Minum Tk. Muda
2017 — Ahli Manajemen Air Minum Tk. Madya
Sumber : Lombok Post