Putus Rantai Penularan: Tim Gabungan Mulai Tracking Keluarga Ratusan Anak Terpapar TB di Lombok Barat

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 12:06 WIB
Putus Rantai Penularan, Tim Gabungan Mulai Tracking Keluarga Ratusan Anak Terpapar TB di Lombok Barat.
Putus Rantai Penularan, Tim Gabungan Mulai Tracking Keluarga Ratusan Anak Terpapar TB di Lombok Barat.

LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bergerak cepat merespons temuan ratusan anak yang terkonfirmasi positif Tuberkulosis (TB).

Upaya pelacakan kontak erat (contact tracing) terhadap keluarga dan lingkungan tempat tinggal anak-anak tersebut kini resmi dimulai secara masif di seluruh wilayah Lombok Barat.

Langkah responsif ini ditempuh guna memastikan kondisi kesehatan anggota keluarga terdekat terdeteksi sejak dini, sekaligus memberikan penanganan medis yang tepat dan terukur.

Baca Juga: Sesela Menuju Desa Bebas TBC

Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, mengungkapkan bahwa berdasarkan data kesehatan terkini, tercatat ada 126 anak di Lombok Barat yang terkonfirmasi positif TBC.

Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera mengintervensi potensi penularan yang lebih luas.

Fokus Pelacakan dan Penanganan Medis

Baca Juga: Kuat Dugaan Kasus TBC di NTB Banyak Tak Diketahui

Pelacakan lapangan ini ditargetkan untuk mendeteksi sumber penularan primer di tingkat rumah tangga, mengingat TBC pada anak umumnya menular dari orang dewasa di lingkungan terdekatnya.

Melalui tracking ini, pemerintah daerah menargetkan beberapa langkah krusial.

* Deteksi Dini: Memeriksa seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah dengan balita/anak terkonfirmasi TB.

Baca Juga: 1.863 Warga Lombok Timur Positif TBC

* Pengobatan Tepat: Memastikan anak-anak yang terinfeksi langsung mendapatkan paket Terapi Pencegahan TBC (TPT) maupun Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara rutin hingga sembuh total.

* Pemutusan Rantai Penularan: Mencegah terjadinya penularan sekunder di fasilitas pendidikan, area bermain, maupun lingkungan tetangga.

Tingkatkan Proteksi Anak-Anak Berisiko

Wakil Bupati menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak-anak dari ancaman penyakit menular seperti TB butuh komitmen bersama, tidak hanya dari dinas kesehatan dan puskesmas, tetapi juga dari kesadaran orang tua.

"Pelacakan ini menjadi bagian penting untuk mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. Kita ingin memastikan setiap anak mendapatkan pemeriksaan serta penanganan yang tepat agar rantai penularan TBC ini benar-benar terputus," ujar Nurul Adha.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk kooperatif dan tidak memberikan stigmaterhadap keluarga pasien saat petugas medis melakukan kunjungan lapangan.

Dengan penanganan medis yang disiplin dan lingkungan rumah yang bersih serta cukup ventilasi, penyakit TB pada anak dipastikan dapat disembuhkan secara penuh.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
TBC Anak Lombok Barat Tracking TB Lobar Nurul Adha Lombok Barat Kasus TBC NTB Penanganan Tuberkulosis Anak