Pathul Bahri Sebut Gerindra NTB Fokus Konsolidasi Internal

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:42 WIB
Lalu Pathul Bahri (Foto: Toni/Lombok Post)
Lalu Pathul Bahri (Foto: Toni/Lombok Post)

 

LombokPost – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini tengah fokus melakukan konsolidasi internal.

Langkah ini dilakukan demi memperkuat mesin partai di seluruh wilayah. Sekaligus memastikan seluruh program kerja partai tetap berjalan optimal tanpa kendala.

"Gerindra sedang konsolidasi bersama seluruh pengurus hari ini. Kami belum bicara spesifik tentang kepengurusan. Tapi yang paling penting, semua program partai tetap berjalan dengan baik," ujar Ketua DPD Partai Gerindra NTB Lalu Pathul Bahri usai bertemu dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Pendopo Gubernur, Jumat (7/8).

Dia menegaskan, hingga saat ini roda organisasi Gerindra di tingkat daerah tetap solid dan bergerak dinamis.

Terkait adanya kekosongan posisi ketua definitif di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), Pathul menilai hal tersebut bukan sebuah persoalan pelik.

Seperti diketahui, kursi Ketua DPC Gerindra Lombok Barat hingga kini belum diisi oleh pejabat definitif pascadinamika politik lokal beberapa waktu lalu.

Muncul sejumlah nama calon yang diusulkan oleh internal daerah untuk mengisi posisi strategis tersebut, salah satunya nama Romi Rahman.

Baca Juga: Pengamat Sebut Pathul Bahri Kantongi 4 Modal Strategis Pimpin KONI NTB

Menanggapi nama-nama usulan yang beredar, Bupati Lombok Tengah tersebut menanggapi dengan santai.

Menurutnya, penetapan dan pengangkatan kepengurusan di tingkat daerah sepenuhnya merupakan kewenangan struktur di atasnya, yakni DPD provinsi dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

​"Kalau persoalan pengurus, itu urusan DPD provinsi dan DPP pusat. Namun, apapun itu, usulan sudah kita ajukan ke pusat. Santai saja, tidak ada masalah yang mengganggu kerja organisasi," tegasnya.

Pathul juga menepis spekulasi terkait kemungkinan digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) atau mekanisme sejenis dalam waktu dekat.

Ia menekankan bahwa Gerindra merupakan partai dengan mekanisme komando, sehingga segala keputusan strategis harus menunggu garis instruksi resmi dari jajaran pimpinan pusat.

​"Nanti tergantung arahan dari DPP. Kita sebagai pengurus di daerah tentu akan tegak lurus dan mengikutinya," tambah Pathul.

​Dari seluruh kabupaten/kota di NTB, kekosongan posisi definitif praktis hanya terjadi di Lombok Barat akibat dinamika politik Pilkada sebelumnya.

Sementara untuk sembilan daerah lainnya, kepengurusan DPC dipastikan sudah komplet dan tidak mengalami kendala operasional.

Baca Juga: Pathul Serukan Perlindungan Anak hingga Ruang Digital

​Di luar urusan struktur kepengurusan, DPD Gerindra NTB kini tengah bersiap menyelenggarakan serangkaian program pembinaan internal.

Salah satu fokus utamanya adalah menggelar pelatihan kader secara masif untuk memperkuat soliditas militansi partai hingga tingkat basis.

​"Dalam waktu dekat kita juga ada pelatihan-pelatihan partai Gerindra dalam skala yang cukup besar. Pelatihan kader ini penting untuk menjaga ritme perjuangan dan pergerakan seluruh kader di NTB," paparnya.

Sebelumnya, sejumlah Kader Gerindra Lombok Barat mengharapkan ada kepenguruan ketua definitif. Dengan harapan bisa memaksimalkan roda organisasi pasca mundurnya Hj Nurhidayah dari kepengurusan partai. 

Nama Romi Rahman kemudian mencuat jadi suksesor Nurhidayah.

Romi Rahman sendiri dikonfirmasi mengenai dukungan terhadapnya masih malu-malu.

 Dia berkelit Gerindra adalah partai komanda. "Apapun keputusan partai itu kami laksanakan," jawabnya tersirat. ​

Kini, keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra. Namun, dengan dukungan solid dari tingkat bawah dan fraksi, jalan Romi Rahman menuju kursi Ketua DPC Gerindra Lobar tampaknya semakin terbuka lebar. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Pathul Bahri partai Gerindra NTB konsolidasi