LombokPost - Maraknya insiden kebakaran pemukiman yang dipicu korsleting arus pendek memicu keprihatinan serius Pemerintah Desa (Pemdes) Peresak, Narmada.
Guna mengantisipasi terulangnya bencana serupa, pemdes mengimbau masyarakat tidak nekat melakukan perbaikan atau pembenahan instalasi jaringan listrik secara mandiri tanpa didampingi tenaga ahli berpengalaman.
Kepala Desa Peresak Bahri, menegaskan pentingnya kesadaran warga dalam memperhatikan keamanan teknis kelistrikan di hunian masing-masing.
Baca Juga: Kebakaran Bromo Jadi Atensi BNPB, 50 Hektare Vegetasi Hangus
Menurutnya, tindakan utak-atik jaringan listrik secara sembarangan acap kali berujung fatal akibat kelalaian dalam penanganan standar teknis keselamatan.
”Kami sangat mendorong dan meminta kepada warga agar tidak melakukan perbaikan jaringan listrik secara mandiri. Jika ada gangguan, kerusakan, maupun rencana penambahan jalur instalasi, segera komunikasikan ke pemdes agar kami bisa membantu berkoordinasi dengan petugas atau teknisi yang ahli di bidangnya,” ujar Bahri.
Ia membeberkan bahwa alasan utama warga nekat memperbaiki instalasi sendiri umumnya didasari motif efisiensi biaya.
Baca Juga: Evakuasi Tuntas, Basarnas Hentikan Pencarian Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
Warga sering kali ingin menekan pengeluaran dengan mengabaikan prosedur keamanan standar.
Padahal, tindakan spekulatif tersebut justru memicu risiko fatal berupa timbulnya percikan api akibat korsleting arus pendek yang berpotensi melalap habis bangunan rumah.
”Jangan sampai niatnya ingin hemat biaya murah, tetapi malah menanggung kerugian materiil yang jauh lebih besar. Dampak buruk dari salah penanganan instalasi listrik ini sangat nyata, salah satunya bisa memicu kebakaran hebat yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda,” tegasnya mewanti-wanti.
Pemdes Peresak kini terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana kelistrikan di tingkat RT dan RW.
Pihak desa berkomitmen untuk menjembatani setiap keluhan serta kebutuhan perbaikan instalasi warga dengan pihak PLN maupun teknisi bersertifikat demi menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan pemukiman warga Desa Peresak. (nur/r8)
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Lombok Post