LombokPost - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lobar terus melakukan pembenahan infrastruktur dan peningkatan kapasitas pelayanan.
Menghadapi kendala geografis wilayah yang luas serta topografi perbukitan, Damkarmat Lobar menargetkan pembentukan UPT baru guna mengejar standar response time penanganan bencana maksimal 15 menit.
Kepala Disdamkar dan Penyelamatan Lobar, Suherman, mengungkapkan bahwa perbup mengenai pembentukan tiga UPT pendukung telah resmi disahkan.
Baca Juga: Menegangkan! Dua Tamu Terjebak di Lift Hotel Fortune Mataram, Petugas Damkarmat Berpacu dengan Waktu
Langkah ini diambil untuk mendekatkan jangkuan armada pemadam ke pemukiman warga di kawasan rawan bencana.
”Kondisi geografis yang luas dan bergunung-gunung menjadi tantangan tersendiri. Agar pelayanan lebih maksimal dan capaian response time 15 menit sampai di lokasi bencana bisa terpenuhi, kami membagi wilayah kerja ke dalam beberapa UPT,” ujar Suherman.
Saat ini, UPT Batulayar telah resmi beroperasi melayani wilayah utara untuk Gunungsari dan Batulayar.
Baca Juga: Damkarmat Lotim Edukasi Cegah Kebakaran di Sekolah
Sementara itu, dua UPT tambahan yakni UPT Narmada-Lingsar serta UPT Sekotong-Lembar sedang dalam tahap percepatan pembentukan dan pemenuhan kebutuhan SDM.
Guna mengoperasikan dua UPT baru tersebut, Damkarmat Lobar berkoordinasi intensif dengan BKD serta Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setda Lobar.
Pasalnya, pembentukan satu UPT membutuhkan sedikitnya 21 personel pendukung, yang terdiri dari 18 anggota pemadam, satu kepala UPT, serta satu staf tata usaha.
Baca Juga: Damkarmat Mataram Tangani Serbuan Satwa Liar Selama Libur Lebaran
”Secara ketersediaan sarana prasarana armada sebenarnya sudah mencukupi untuk kita sebarkan. Namun kendala utama ada pada pemenuhan personel. Kami membutuhkan tambahan sekitar 42 hingga 45 personel baru,” bebernya.
Mengenai kesiapan armada, Suherman menyebutkan saat ini Damkarmat Lobar memiliki 7 unit armada yang beroperasi secara optimal, ditambah satu unit armada yang sudah berumur. Armada yang berada di Markas Besar Komando (Mabes) Gerung dipusatkan untuk membackup cakupan wilayah Gerung, Kediri, Kuripan, dan Labuapi.
Perhatian terhadap sektor pemadam kebakaran juga dinilai mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2025 lalu, Pemkab Lobar telah memfasilitasi pengadaan dua unit armada pemadam baru serta kelengkapan APD baju anti-api standar bagi para petugas di lapangan. (nur/r8)
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Lombok Post