LombokPost – Bencana banjir rob dan gelombang pasang menerjang pesisir Dusun Taman, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa (11/8/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wita tersebut dipicu oleh air laut pasang serta gelombang tinggi yang memicu abrasi pantai.
"Untuk malam ini kami siagakan tim di lokasi untuk tindaklanjut kejadian siang tadi," kata Kepala Desa Taman Ayu, M Tajudin.
Dampak dari gelombang pasang tersebut membuat air laut meluap hingga merendam permukiman warga.
Baca Juga: Sambangi Pantai Ampenan, Menko AHY Janji Pelajari Proposal Anti-Abrasi Mataram Senilai Rp240 Miliar!
Selain menggenangi rumah-rumah penduduk, abrasi di sepanjang garis pantai juga menyebabkan sejumlah pohon di sekitar lokasi tumbang.
Ia mengonfirmasi berdasarkan data sementara, sebanyak 137 Kartu Keluarga (KK) atau sekitar 542 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini.
Pemantauan intensif terus dilakukan oleh tim siaga di lokasi kejadian hingga malam hari.
Baca Juga: Ketika Abrasi Perlahan Mengikis Gili Meno, Dulu Lapang Tempat Konser, Kini Nyaris Menyentuh Jalan
"Pemantauan dilakukan terus malam ini. Ada tim yang ditempatkan di lokasi terdampak untuk mengantisipasi potensi gelombang susulan," ujar Tajudin.
Kebutuhan Mendesak dan Akses Nelayan
Saat ini, petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama perangkat desa dan kepala dusun setempat telah diturunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan detail serta menganalisis kebutuhan mendesak para korban.
Baca Juga: Cegah Abrasi, PLN EPI Tanam 2.500 Pohon di Pantai Induk Lombok Barat
Berdasarkan laporan awal di lapangan, warga terdampak membutuhkan bantuan tanggap darurat berupa: Bahan makanan pokok, Makanan siap saji, dan Perlengkapan serta kebutuhan bayi dan anak (baby kids).
Meski situasi terkini dilaporkan mulai kondusif dan surut, aktivitas perekonomian warga pesisir masih lumpuh sementara.
Para nelayan setempat belum berani melaut akibat cuaca ekstrem dan gelombang pasang yang masih membahayakan keselamatan.
Pihak Desa Taman Ayu telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat untuk percepatan penyaluran bantuan tanggap darurat kepada para korban.
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Lombok Post Online