Satu Penumpang KMP Putri Yasmin Meninggal Dunia, Dua Korban Lain Dirawat di RSUP NTB

Kimda Farida • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:58 WIB
Dua korban selamat KMP Putri Yasmin dari perairan Selat Lombok ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Rabu (13/8).
Dua korban selamat KMP Putri Yasmin dari perairan Selat Lombok ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Rabu (13/8).

LombokPost--Indah Dwi Septiani, 20 tahun, penumpang KMP Putri Yasmin, meninggal dunia setelah kapal yang ditumpanginya terbakar di perairan Selat Lombok.

Korban asal Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, menjadi salah satu dari tiga korban yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan ke Pelabuhan Lembar, Rabu (13/8) sekitar pukul 10.30 WITA.

Dua korban lainnya juga telah dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUP NTB untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara identitas kedua korban tersebut masih dalam proses pendataan.

Kepala KSOP Lembar Syamsu Rizal membenarkan adanya tiga korban yang dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Ya tadi ada tiga orang. Para korban langsung kami bawa ke RSUP NTB,” ujarnya.

Satu Penumpang Meninggal Dunia

Indah Dwi Septiani menjadi korban meninggal dalam insiden kebakaran KMP Putri Yasmin yang terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Kapal milik PT JEMLA (Jembatan Lautan) tersebut terbakar saat berada di sekitar Perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Rabu (12/8) dini hari.

Informasi awal menyebutkan kebakaran diduga berasal dari satu unit truk box yang berada di dalam kapal. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penanganan dan pendalaman pihak terkait.

Baca Juga: Terungkap! KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Api Diduga dari Truk Box

Evakuasi Masih Berlangsung

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, evakuasi, dan pendataan terhadap penumpang serta kru KMP Putri Yasmin.

Berdasarkan data PT Jembatan Laut selaku pengelola kapal, terdapat 131 penumpang dalam pelayaran tersebut. Rinciannya 43 penumpang pejalan kaki dan 88 penumpang yang berada di dalam kendaraan.

Kapal juga mengangkut 79 kendaraan, terdiri atas 57 sepeda motor, 17 truk, dan lima minibus.

Namun, pihak berwenang belum dapat memastikan jumlah keseluruhan korban karena proses evakuasi masih berlangsung.

Sejumlah armada dikerahkan untuk mendukung operasi penyelamatan. Kantor SAR Mataram mengerahkan KN 220 Mataram, RIB, dan RBB, sementara Kantor SAR Denpasar mengerahkan KN SAR Arjuna.

Pemantauan dari udara juga dilakukan menggunakan helikopter SGi Air Bali.

KMP PortLink II turut dikerahkan untuk membantu proses penanganan dan evakuasi. Sementara KMP Parama Kalyani disiapkan memberikan bantuan setelah menyelesaikan proses bongkar muatan di Pelabuhan ASDP Lembar.

Baca Juga: KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Angkut 131 Penumpang dan 79 Kendaraan

Hingga Rabu siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi untuk memastikan kondisi seluruh penumpang dan awak KMP Putri Yasmin.

Editor : Kimda Farida
Sumber : siaran pers
KMP Putri Yasmin Indah Dwi Septiani penumpang meninggal Kebakaran Kapal kapal terbakar