Tragis! Selviana Rambu Maya Hilang Usai KMP Putri Yasmin Terbakar, Suami Selamat di Lembar

Kimda Farida • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:57 WIB

 

Selviana Rambu Maya, penumpang KMP Putri Yasmin asal Sumba yang hingga kini masih dalam pencarian tim SAR setelah kapal terbakar.
Selviana Rambu Maya, penumpang KMP Putri Yasmin asal Sumba yang hingga kini masih dalam pencarian tim SAR setelah kapal terbakar.

 

LombokPost--Selviana Rambu Maya, 20 tahun, perempuan asal Sumba, hingga kini belum ditemukan setelah KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8) dini hari.

Sang suami, Jhon Lu Keimarak, berhasil diselamatkan dan kini berada di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Kabar hilangnya Selviana membuat keluarga di Sumba diliputi kepanikan.

Kakak korban, Rusno, mengatakan Selviana bersama suaminya berangkat dari Padangbai, Bali, menggunakan KMP Putri Yasmin untuk menuju Lombok.

Menurut Rusno, Selviana dan suaminya bekerja di Bali. Keduanya sedang dalam perjalanan pulang ke Sumba karena memiliki keperluan pernikahan mereka secara adat.

“Dia kan kerja di Bali. Pada bulan ini dia pulangnya urusan untuk menikah. Mereka suami istri pulang menikah,” tutur Rusno.

Terakhir Kontak Pukul 02.00 Dini Hari

Rusno mengatakan komunikasi terakhir dengan adiknya terjadi sekitar pukul 02.00 WITA, Rabu (12/8), saat Selviana berada di kapal.

Baca Juga: Sementara Satu Orang Meninggal Dunia, ASDP Konfirmasi Kebakaran KMP Putri Yasmin di Tengah Gelombang

Setelah itu, keluarga kehilangan kontak dengan korban.

Keluarga di Sumba kemudian mendapat informasi bahwa KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran dalam perjalanan menuju Lembar.

“Terus suaminya ketemu di Lembar. Sekarang ada di Lembar,” kata Rusno.

Kondisi tersebut membuat keluarga semakin cemas karena tidak memiliki kerabat di Lombok yang bisa langsung membantu mencari Selviana.

“Kami di Sumba. Jadi kami hanya panik saja bagaimana caranya ini. Tidak ditemukan, tidak ada kabar,” ujarnya.

Sempat Berencana Naik Kapal Cepat

Rusno mengungkapkan, sebelum menggunakan KMP Putri Yasmin, Selviana dan suaminya sebenarnya berencana menyeberang dari Bali menuju Lombok menggunakan kapal cepat melalui Pelabuhan Benoa.

Namun, keduanya disebut tidak mendapatkan tiket tambahan di Benoa. Mereka kemudian memilih berangkat melalui Pelabuhan Padangbai menggunakan KMP Putri Yasmin.

Perjalanan tersebut menjadi perjalanan yang dinantikan keluarga karena Selviana dan suaminya hendak pulang ke Sumba untuk keperluan adat pernikahan.

Kini keluarga hanya bisa menunggu kabar mengenai keberadaan Selviana.

SAR Sisir Laut Cari Selviana

Kantor SAR Mataram masih melakukan operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, Kamis (13/8).

Baca Juga: Satu Penumpang KMP Putri Yasmin Meninggal Dunia, Dua Korban Lain Dirawat di RSUP NTB

Personel SAR akan melakukan penyisiran dari lokasi kejadian menuju arah barat daya sejauh sekitar 12 nautical mile (NM). Namun, pola pencarian tetap menyesuaikan kondisi cuaca di lapangan.

Sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga korban dari lokasi kebakaran menuju Pelabuhan Lembar. Ketiga korban kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.

Satu korban dalam evakuasi tersebut dinyatakan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya menjalani perawatan di RSUP NTB.

KMP Putri Yasmin Bawa 212 Kru dan Penumpang

Berdasarkan data PT Jembatan Laut selaku pengelola kapal, KMP Putri Yasmin membawa 212 kru dan penumpang dalam pelayaran dari Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar.

KMP Putri Yasmin terbakar sekitar pukul 04.15 WITA saat berada di sekitar Perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Informasi awal menyebutkan api diduga berasal dari satu unit truk box yang berada di dalam kapal.

Dalam operasi pencarian dan evakuasi, Kantor SAR Mataram mengerahkan KN 220 Mataram, RIB, dan RBB. Kantor SAR Denpasar turut mengerahkan KN SAR Arjuna, sementara pemantauan udara dibantu helikopter SGi Air Bali.

Baca Juga: Terungkap! KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Api Diduga dari Truk Box

Hingga Kamis (13/8), Selviana Rambu Maya masih belum ditemukan. Tim SAR terus menyisir perairan untuk mencari korban, sementara keluarga di Sumba menunggu kabar kepastian keberadaan korban.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
Penumpang Hilang KMP Putri Yasmin Selviana Rambu Maya korban hilang kapal terbakar