LombokPost--Kesadaran ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilan terus didorong.
Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Poltekkes Kemenkes Mataram di Desa Kebon Ayu, wilayah kerja Puskesmas Gerung.
Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdi memberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC).
Selain edukasi, diperkenalkan inovasi MODEM-KES (Modifikasi Pemantauan Kehamilan Sehat) untuk mendukung pemantauan kondisi kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan.
Kegiatan ini diketuai Syajaratuddur Faiqah, SSiT, M.Kes, bersama anggota Intan Gumilang Pratiwi, SST, M.Keb, dan Fitra Arsy Nur Cory’ah, SST, M.Keb.
Edukasi diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus motivasi ibu hamil agar memanfaatkan pelayanan kesehatan secara optimal.
Sebanyak 40 ibu hamil dari Desa Kebon Ayu dan wilayah sekitar menjadi sasaran kegiatan.
Baca Juga: Dari Limbah Kulit Pisang Menjadi Banaskin Scrub, Inovasi Universitas Mataram di Desa Sesaot
Para peserta mendapatkan informasi mengenai pentingnya ANC, pemantauan kondisi ibu dan janin, serta berbagai hal yang perlu diperhatikan agar kehamilan berlangsung sehat dan aman.
“Edukasi kepada ibu hamil tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun motivasi agar ibu secara aktif melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal yang dianjurkan,” jelas Ketua Tim Pengabdi Syajaratuddur Faiqah.
Kegiatan dikemas secara interaktif.
Ibu hamil diberikan ruang untuk berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait kehamilan.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat informasi yang diberikan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah MODEM-KES.
Inovasi ini diharapkan membantu pemantauan kehamilan sekaligus meningkatkan perhatian ibu terhadap kondisi kesehatannya selama masa kehamilan.
“Melalui pemantauan yang baik, berbagai kondisi yang memerlukan perhatian lebih lanjut diharapkan dapat dikenali sedini mungkin,” kata tim pengabdi. Dengan demikian, ibu dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang sesuai ketika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Pemeriksaan kehamilan secara teratur menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenkum NTB Perkuat Pengabdian
Melalui ANC, perkembangan kehamilan dapat dipantau dan kondisi kesehatan ibu dievaluasi, termasuk untuk mengenali faktor risiko maupun komplikasi secara lebih awal.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari kepala Puskesmas Gerung, bidan penanggung jawab kluster 2 Puskesmas Gerung, serta bidan Desa Kebon Ayu.
Sinergi tersebut memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung kepada ibu hamil,” ujar Kepala Desa Kebon Ayu Kasim dalam sambutannya. Pemerintah desa juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan kesehatan selama kehamilan.
Dalam kegiatan itu, tim pengabdi turut menyerahkan paket hibah investasi PkM kepada Pemerintah Desa Kebon Ayu.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di tingkat desa.
Tim pengabdi berharap edukasi dan inovasi MODEM-KES dapat meningkatkan pengetahuan serta motivasi ibu hamil.
Pemeriksaan kehamilan diharapkan tidak hanya dilakukan ketika muncul keluhan, tetapi menjadi kebutuhan yang dilakukan secara rutin selama masa kehamilan.
“Dengan edukasi yang berkesinambungan serta dukungan tenaga kesehatan dan pemerintah setempat, kami berharap terwujud ibu sehat, janin sehat, dan generasi yang lebih berkualitas,” harap Syajaratuddur Faiqah.
Baca Juga: Kasek SD-SMP di Mataram Segera Diisi, Nama Calon Tunggu Verifikasi BKN
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendekatkan ilmu pengetahuan dan inovasi kepada masyarakat.
Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Kebon Ayu dan wilayah sekitarnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : siaran pers