Operasi SAR KMP Putri Yasmin Ditutup Hari Ke-8, Terdata 4 Korban Masih Hilang

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:17 WIB
Pencarian udara mengerahkan Helikopter Finns SGi Air Bali, pesawat CASSA NC212-200 milik TNI AL, serta drone thermal.
Pencarian udara mengerahkan Helikopter Finns SGi Air Bali, pesawat CASSA NC212-200 milik TNI AL, serta drone thermal.

LombokPost - Operasi SAR tragedi terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok resmi ditutup pada hari kedelapan, Rabu (19/8).

Penutupan dilakukan setelah tim SAR sempat memperpanjang masa pencarian selama satu hari.

Total korban selamat yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan mencapai 212 orang.

Baca Juga: Hasil Investigasi KNKT: Api KMP Putri Yasmin Dipicu Letupan Boks Truk, Data Manifes Tidak Sesuai

Terdapat satu korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia selama masa operasi.

Hingga hari terakhir penutupan pencarian, sebanyak empat korban dinyatakan masih hilang.

Proses penyisiran dilakukan secara masif dan intensif melalui tiga matra, yaitu udara, laut, dan darat.

Baca Juga: Pencarian Korban KMP Putri Yasmin Diperpanjang Sehari, Penyisiran Sampai ke Selatan Jawa

Wilayah pencarian diperluas secara berjenjang dari Selat Lombok, Bali, hingga ke perairan selatan Pulau Jawa.

Pencarian udara mengerahkan Helikopter Finns SGi Air Bali, pesawat CASSA NC212-200 milik TNI AL, serta drone thermal.

Armada laut menerjunkan KN SAR, KAL, kapal penumpang, yacht, RBB, hingga RIB secara simultan.

Baca Juga: SAR Mataram Pastikan Mayat Mengapung di Pelabuhan Lembar Bukan Korban KMP Putri Yasmin

Tim darat beroperasi menyusuri garis pantai serta menyebarkan informasi kepada masyarakat pesisir dan nelayan.

Maklumat pelayaran juga dipancarkan ke kapal-kapal yang melintas melalui VTS Lembar.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, memastikan seluruh alat utama telah dikerahkan secara maksimal.

Hariyadi menegaskan penutupan operasi sesuai regulasi tidak menghentikan proses pemantauan wilayah.

"Operasi SAR akan langsung dibuka kembali jika di kemudian hari ditemukan tanda-tanda atau petunjuk baru," imbuhnya.

Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat kini telah dikembalikan ke instansi masing-masing dengan apresiasi tinggi.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
KMP Putri Yasmin Korban KMP Putri Yasmin Kebakaran Kapal Selat Lombok Operasi SAR Selat Lombok Kantor SAR Mataram