LombokPost - Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden KMP Putri Yasmin resmi bertambah satu orang.
Korban meninggal teridentifikasi bernama Ardiansyah, seorang pria berusia 37 tahun.
Ardiansyah mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan intensif. Kondisi kesehatannya selama delapan hari di RSUD Tripat Gerung selalu dipantau keluarga.
Baca Juga: Operasi SAR KMP Putri Yasmin Ditutup Hari Ke-8, Terdata 4 Korban Masih Hilang
Paman korban, Yusri, menuturkan keponakannya sempat menunjukkan perkembangan stabil pascarujukan.
Ardiansyah pertama kali dirujuk dan mendapat penanganan di RSUD Tripat Gerung pada Rabu (12/8).
Sehari setelah masuk rumah sakit, kondisi korban sempat membaik dan sudah mampu berkomunikasi dengan lancar.
Baca Juga: Hasil Investigasi KNKT: Api KMP Putri Yasmin Dipicu Letupan Boks Truk, Data Manifes Tidak Sesuai
Pihak keluarga sempat berbincang dan mendampingi korban dengan sangat baik di awal masa perawatan.
Beberapa hari menjelang wafat, kondisi kesehatan korban mendadak mengalami penurunan drastis.
Tim medis RSUD Tripat Gerung langsung memindahkan Ardiansyah ke ruang ICU untuk perawatan ekstra.
Baca Juga: Pencarian Korban KMP Putri Yasmin Diperpanjang Sehari, Penyisiran Sampai ke Selatan Jawa
Pada Rabu (19/8) siang, indikator kesehatan pada layar monitor pemantau jantung korban terus menunjukkan penurunan. "Ini yang saya amati," kata Yusri.
Berbagai alat pemantau medis dan bantuan penunjang kehidupan dipasang pada tubuh korban selama di ICU.
Yusri beserta pihak keluarga terus memantau grafik kesehatan korban yang kian melemah sepanjang siang.
Tim medis mengonfirmasi kabar duka kepada paman korban bahwa Ardiansyah telah meninggal dunia pada sore harinya.
"Korban dinyatakan meninggal dunia secara resmi setelah melewati pukul 16.00 WITA," kata dia.
Bertambahnya korban jiwa ini semakin menambah deretan duka dalam tragedi terbakarnya KMP Putri Yasmin.
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Liputan Berita Lombok Post