Sosialisasi Akreditasi, Perpustakaan Lobar Disiapkan Jadi Pusat Literasi Modern

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:08 WIB
TINGKATKAN LITERASI: Asisten III Setda Lombok Barat Fauzan Husniadi (dua kanan) bersama Kepala Disarpusda Lobar Lalu Winengan (dua kiri) saat menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan, Kamis (20/8).
TINGKATKAN LITERASI: Asisten III Setda Lombok Barat Fauzan Husniadi (dua kanan) bersama Kepala Disarpusda Lobar Lalu Winengan (dua kiri) saat menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan, Kamis (20/8).

 

LombokPost–Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mendorong transformasi perpustakaan agar tidak lagi dipandang sebatas tempat menyimpan buku dan membaca.

Perpustakaan diarahkan menjadi pusat pembelajaran, literasi, sekaligus ruang aktivitas masyarakat yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Perpustakaan hari ini bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku atau ruang sunyi untuk membaca. Perpustakaan telah bertransformasi menjadi pusat belajar sepanjang hayat, pusat kegiatan masyarakat, serta wahana pemberdayaan,” kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Lombok Barat Lalu Winengan saat membuka acara sosialisasi dan akreditasi, Kamis (20/8).

Dia mengatakan, perubahan fungsi perpustakaan tersebut menjadi kebutuhan di tengah perkembangan zaman. Untuk memastikan perpustakaan mampu menjalankan peran strategis tersebut secara optimal, diperlukan pemenuhan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Salah satu instrumen penting untuk memastikan kualitas tersebut adalah akreditasi perpustakaan.

Winengan menegaskan, akreditasi tidak semata-mata berkaitan dengan administrasi maupun pemenuhan kriteria penilaian. Lebih dari itu, akreditasi menjadi instrumen pengakuan, evaluasi, sekaligus penjaminan mutu terhadap kelembagaan perpustakaan.

“Melalui akreditasi, kita dapat mengetahui sejauh mana standar kualitas layanan yang telah kita bangun, sekaligus memetakan area mana saja yang masih memerlukan perbaikan dan penguatan,” ujarnya.

Baca Juga: Terinspirasi dari Konsep Crater, Hyundai Tucson Generasi Kelima Tampil Makin Boxy Futuristis

Karena itu, Disarpusda Lobar memberikan pendampingan kepada para pengelola perpustakaan, termasuk melalui kegiatan sosialisasi dan advokasi. Para pengelola didorong memahami standar dan prosedur akreditasi, berkonsultasi mengenai kendala di lapangan, serta membangun komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas perpustakaan.

Sementara itu, Asisten III Setda Lombok Barat Fauzan Husniadi mengatakan, peningkatan kapasitas pengelola menjadi salah satu fokus pemerintah daerah. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 peserta yang merupakan pengelola perpustakaan tingkat SD dan SMP.

“Jadi, salah satu tujuan kita adalah bagaimana meningkatkan kapasitas masing-masing pengelola perpustakaan yang ada di SD dan SMP,” katanya.

Fauzan menambahkan, kegiatan tersebut mendapat dukungan Pemkab Lobar dan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Penguatan perpustakaan juga diarahkan untuk menghadirkan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.

Pemkab Lobar, lanjut dia, telah menyiapkan konsep digitalisasi perpustakaan. Ke depan, perpustakaan diharapkan menjadi pusat ilmu, pembelajaran, dan literasi yang dapat diakses masyarakat maupun anak-anak.

“Kita ingin menjadikannya pusat ilmu, pusat pembelajaran, dan pusat literasi untuk semua yang ada di Lombok Barat,” tegasnya.

Tak hanya digitalisasi, pemerintah juga menyiapkan fasilitas penunjang agar perpustakaan lebih menarik dan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat. Fauzan menyebut anggaran sekitar Rp 2,3 miliar telah disiapkan untuk pengembangan fasilitas tersebut.

Baca Juga: Bupati Amar Dorong Optimalisasi Bandara Kiantar Perkuat Konektivitas Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Konsepnya mencakup ruang yang lebih nyaman, termasuk fasilitas pendukung seperti area menikmati kopi dan ruang menonton sambil membaca.
“Bukan rencana lagi, sudah masuk di kami,” pungkas Fauzan. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
disarpusda lobar Fauzan Husniadi Lombok Barat perpustakaan Lalu Winengan