LombokPost - Gema tabuhan kendang dan riuh tepuk tangan penonton berpadu hangat menutup perhelatan Pekan Kesenian Senggigi di Amphitheater Pasar Seni Senggigi, Sabtu (22/8) malam.
Gelaran pamungkas yang menjadi puncak dari seluruh rangkaian Festival Senggigi bertajuk The Soul of Lombok ini sukses menyedot perhatian ratusan pengunjung.
Sejak sore hingga malam hari, tempat hiburan ikonik di kawasan Pasar Seni Senggigi tersebut terus dipadati wisatawan lokal hingga mancanegara.
Baca Juga: Merumatta Senggigi Gelar Half Marathon Ketiga pada 17–18 Oktober 2026
Malam puncak Pekan Kesenian Senggigi sekaligus menjadi penanda tuntasnya agenda kebudayaan yang berjalan secara konsisten selama sembilan pekan berturut-turut di Pasar Seni Senggigi.
Konsistensi penyelenggaraan Festival Senggigi ini membuahkan hasil manis dengan tren lonjakan pengunjung yang saban minggunya terus meningkat.
Peningkatan antusiasme ini membawa dampak positif yang sangat nyata bagi geliat ekonomi para pelaku UMKM Senggigi serta sektor pariwisata Lombok Barat secara keseluruhan.
Baca Juga: Pemdes Senggigi Siapkan Konsep Nostalgia, Pengembangan Wisata Senggigi
Melihat dampak ekonomi yang berlipat ganda, Disparekrafpora Lobar memastikan keberlanjutan event seni ini. Kepala Disparekrafpora Lobar Agus Gunawan menegaskan bahwa setelah kesuksesan Pekan Kesenian Senggigi, program serupa akan langsung kembali bergulir mulai awal September 2026.
”Event di kawasan Pasar Seni Senggigi ini akan kita rebranding dengan nama baru yang lebih segar, sekaligus menjadi wadah menyambut kemeriahan perhelatan event Senggigi dan ajang internasional MotoGP,” terangnya.
Apresiasi juga mengalir dari Wabup Lobar Nurul Adha, saat menghadiri malam penutupan Pekan Kesenian Senggigi.
Baca Juga: Pekan Kesenian Senggigi Ditutup Meriah, Wabup dan Dewan Sepakat Event Seni Budaya Diperbanyak
Ia mengaku bangga atas daya tahan seluruh pihak dalam menjaga konsistensi panggung seni Festival Senggigi di Amphitheater Pasar Seni Senggigi hingga pekan kesembilan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata solidnya sinergi masyarakat dan pemerintah dalam membangkitkan sektor pariwisata di tengah berbagai tantangan ekonomi daerah.
Kemeriahan malam terakhir Pekan Kesenian Senggigi di kawasan Pasar Seni Senggigi kian lengkap lewat kolaborasi apik dari Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong.
Panggung Festival Senggigi diguncang keindahan Tarian Nirmala dan Tarian Puspanjali, dilanjutkan penampilan memukau finalis Dangdut Academy 2026, Nazwa Aulia.
”Awalnya kita pesimis ini bisa ramai, ternyata kita bisa. Ini membutuhkan semangat dan istiqamah kita bersama. Di tengah kondisi Lombok Barat yang mendapatkan goncangan, kita bisa menunjukkan kebersamaan memajukan pariwisata untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” pungkas wabup. (nur/r8)
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Liputan Berita Lombok Post