Tekan Inflasi Lewat Gerakan Tanam Cabai di Sekolah

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56 WIB
LAWAN INFLASI: Pemkab Lobar bersama murid dan guru menanam cabai simbolis dalam Gerakan Menanam Cabai di Sekolah, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)
LAWAN INFLASI: Pemkab Lobar bersama murid dan guru menanam cabai simbolis dalam Gerakan Menanam Cabai di Sekolah, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost - Langkah konkret untuk menekan inflasi daerah sekaligus membangun pemahaman ketahanan pangan pada generasi muda terus dipacut Pemkab Lobar.

Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), pemkab secara resmi meresmikan Gerakan Tanam Cabai di lingkungan sekolah yang berpusat di SMPN 2 Gerung.

Peluncuran agenda strategis ini dipimpin Wabup Lobar Nurul Adha.

 Baca Juga: Kendalikan Inflasi, Pemkot Mataram Gelar Lomba P2L

Acara penuh edukasi ini turut dihadiri ojajaran OPD serta diikuti serentak oleh 24 unit sekolah di seluruh wilayah Lombok Barat lewat saluran zoom meeting.

Wabup menegaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Tanam Cabai merupakan fondasi riil guna tekan inflasi komoditas hortikultura yang sering mendongkrak harga pasar.

”Cabai merupakan komoditas strategis. Dengan menanam dan meningkatkan ketersediaannya secara mandiri, kita berharap pasokan terjaga dan harga pasaran dapat lebih terkendali, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

 Baca Juga: Kendalikan Inflasi Berbasis Digital, Pemkot Mataram Siapkan Aplikasi "Sipasti Mapan"

Lebih lanjut, kebijakan pemkab ini tidak hanya berorientasi menekan inflasi, melainkan juga memuat nilai pendidikan karakter. Proses bercocok tanam dari menyemai hingga memanen menjadi sarana learning by doing yang membentuk kedisiplinan, etika menghargai rantai pangan, serta literasi ekonomi bagi para murid.

Wabup menekankan bahwa gerakan kecil menanam saja bisa membawa dampak besar terhadap perekonomian daerah jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.

”Terus semangat belajar, jaga kebersamaan, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti mengejar cita-cita. Jadilah generasi yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman,” pesannya.

Baca Juga: Luncurkan Gerakan Menanam Cabai, Wabup UNA Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Di sisi lain, pergerakan pemkab menekan inflasi melalui gerakan ini di ranah pendidikan didukung penuhTim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Bank Indonesia (BI) NTB.

Kepala Perwakilan BI NTB Hario K. Pamungkas, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengawal keterjangkauan harga komoditas pokok. ”Sebagai bagian dari kerangka strategi pengendalian inflasi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif), BI NTB mendorong dua langkah krusial,” ujarnya.

Langkah taktis yang didorong BI NTB guna mendampingi skema Pemkab Lobar dalam tekan inflasi mencakup fasilitasi perdagangan antar-daerah untuk menjaga kestabilan pasokan cabai antarwilayah di NTB, serta perluasan gerakan tanam mandiri di berbagai lapisan masyarakat. (nur/r8)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Ketahanan Pangan harga Inflasi Cabai komoditas