LombokPost—Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Penarukan Daya-Proa, Desa Kebon Ayu, berlangsung semarak. Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti sepeda santai yang digelar Remaja PANDAWA (Penarukan Daya-Proa), Rabu (9/9).
Kegiatan tersebut menjadi penutup sekaligus puncak dari seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat setempat. Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, sepeda santai ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi. Peserta tidak hanya berasal dari Desa Kebon Ayu, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di luar desa. Jalur sepeda santai pun dipadati peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan.
Membeludaknya peserta tidak lepas dari rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia selama sepekan. Berbagai kegiatan bernuansa keagamaan dan hiburan rakyat dikemas untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Polda NTB Salurkan Air Bersih untuk 35 KK Terdampak Kekeringan di Senggigi
Pada malam hari, panitia menggelar sejumlah lomba Islami yang diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja. Sementara pada sore hari, masyarakat disuguhkan berbagai perlombaan hiburan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengajian umum yang dirangkaikan dengan Khotmil Qur'an.
Selain menjadi sarana olahraga bersama, sepeda santai juga memiliki daya tarik tersendiri. Panitia menyiapkan berbagai hadiah bagi peserta. Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah doorprize utama berupa satu ekor sapi.
Kepala Desa Kebon Ayu Kasim turut hadir dan melepas langsung peserta sepeda santai. Dalam kesempatan tersebut, dia mengapresiasi kerja keras dan kreativitas Remaja PANDAWA dalam menyelenggarakan kegiatan yang mampu menggerakkan masyarakat dalam jumlah besar.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Namun juga menjadi ruang bagi pemuda untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Soandi mengatakan, keberhasilan kegiatan tersebut bukan semata-mata diukur dari banyaknya peserta. Lebih dari itu, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan tali persaudaraan.
“Dengan adanya agenda ini, ini adalah bentuk upaya kita bersama dalam menyambung dan mempererat silaturahmi kepada semua pihak dan lintas kalangan,” ujar Soandi.
Baca Juga: Polres Bima Tertibkan Tiga Titik Galian C Ilegal
Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Evaluasi dari pelaksanaan tahun ini akan menjadi modal untuk menghadirkan kegiatan yang lebih baik.
“Besar harapan kami, agenda ini ke depannya dapat kami kemas makin meriah dan makin sukses lagi,” pungkasnya.
Sumber : Lombok Post