LombokPost – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jeranjang.
Unit pembangkit yang beroperasi di Kabupaten Lombok Barat itu memborong empat penghargaan kategori Gold dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang yang digelar PT Sucofindo (Persero) di Bali, Kamis (10/9). Empat kategori yang berhasil diraih UBP Jeranjang meliputi Penurunan Emisi, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air, Pengelolaan Sampah, serta Inovasi Sosial.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi UBP Jeranjang dalam menjalankan operasional pembangkitan listrik dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.
Tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi, unit pembangkit berkapasitas 3x25 MW ini juga terus mengembangkan berbagai inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Direktur Utama Sucofindo Sandry Pasambuna menegaskan bahwa ENSIA bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan ruang berbagi praktik terbaik bagi pelaku usaha dalam mengembangkan inovasi keberlanjutan.
"Tema tahun ini dipilih sebagai respons terhadap berbagai dinamika global, mulai dari ketidakpastian geopolitik hingga tantangan iklim," jelasnya.
Baca Juga: PLTU Jeranjang Raih Penghargaan Biomassa Terbaik 2026, Bukti Konsisten Dukung Transisi Energi
ENSIA 2026 mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Communities”. Ini menjadi wadah bagi perusahaan dari berbagai sektor untuk menampilkan inovasi lingkungan dan sosial yang mampu memberikan dampak positif sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis.
Direktur Komersial Sucofindo, Agus Permadi, mengungkapkan bahwa ENSIA 2026 mencatat partisipasi 253 perusahaan dengan 954 paper dan 48 local hero, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang diikuti 178 perusahaan dengan 690 paper.
Peningkatan partisipasi ini menunjukkan semakin tingginya komitmen dunia usaha nasional dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menyampaikan, budaya inovasi berkelanjutan sangat penting di dunia usaha.
"Inovasi dibutuhkan bukan hanya untuk meningkatkan daya saing bisnis, tetapi juga memperkuat ketangguhan sosial dan lingkungan menghadapi berbagai tantangan global," jelasnya.
Sementara bagi UBP Jeranjang, empat penghargaan Gold tersebut melengkapi sejumlah capaian yang telah diraih sepanjang tahun. Sebelumnya, UBP Jeranjang juga memperoleh penghargaan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Berbagai program lingkungan dan sosial terus dijalankan, di antaranya konservasi pesisir dan laut, penanaman ribuan pohon, hingga program pemberdayaan pendidikan bagi anak-anak pekerja di lingkungan PLTU Jeranjang.
Baca Juga: PLN Indonesia Power UBP Jeranjang Berikan Beasiswa Prestasi bagi Anak Pegawai Tenaga Alih Daya
Penghargaan Gold kategori Penurunan Emisi menjadi pengakuan atas upaya pengendalian dampak operasional pembangkit terhadap kualitas udara.
Sementara penghargaan Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengelola sumber daya air secara bertanggung jawab.
Di sisi lain, penghargaan kategori Pengelolaan Sampah mencerminkan penerapan tata kelola limbah yang berkelanjutan. Sedangkan penghargaan Inovasi Sosial menjadi apresiasi atas program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan secara konsisten di sekitar wilayah operasi.
Capaian tersebut juga dinilai strategis karena inovasi lingkungan dan sosial memiliki keterkaitan dengan penilaian PROPER. PLN Indonesia Power secara grup sebelumnya mencatat tujuh PROPER Gold dan 22 PROPER Hijau pada penilaian 2025.
Empat Gold ENSIA 2026 sekaligus menjadi motivasi bagi UBP Jeranjang untuk terus melahirkan inovasi. Terutama dalam menjaga lingkungan, meningkatkan manfaat sosial, serta mendukung operasional ketenagalistrikan yang berkelanjutan di Lombok Barat dan NTB.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post