LombokPost — Keributan antarkelompok pemuda dari Desa Sesela dan Desa Jatisela di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, dipastikan telah selesai secara damai.
Pertikaian yang sempat memicu aksi saling lempar batu tersebut berhasil diredam cepat oleh aparat gabungan kepolisian dan jajaran pemerintah kecamatan pada Sabtu (12/9/2026).
Camat Gunungsari, Zulkifli, mengonfirmasi situasi di kedua desa saat ini sudah kondusif setelah perwakilan kedua belah pihak sepakat mengakhiri kesalahpahaman melalui mediasi.
Baca Juga: Guru PAUD Dilatih KUA Kecamatan Gunungsari, 180 Anak Usia Dini Ikuti Manasik Haji
"Insiden keributan antarpemuda ini sudah berhasil diredam dan diselesaikan secara damai di media Kapolsek Gunungsari," tegas Zulkifli pada Lombok Post Minggu (13/9/2026).
Berdasarkan kronologi kejadian, bentrokan bermula dari kesalahpahaman saat dua pemuda dari Desa Jatisela melintas di area dusun wilayah Desa Sesela yang tengah menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kejadian tersebut memicu aksi pengejaran hingga terjadi pengeroyokan terhadap pemuda Jatisela.
KecamBaca Juga: SMAN 1 Gunungsari Rehabilitasi 16 Ruang, Siswa Belajar di Kelas Darurat
Bentrokan tak terhindarkan ketika rekan-rekan korban dari Desa Jatisela mendatangi lokasi kejadian untuk meminta pertanggungjawaban.
Aksi tersebut kemudian memicu pertikaian dan aksi saling lempar batu antarkelompok warga yang menyebabkan beberapa orang mengalami luka akibat lemparan.
Mendapat laporan keributan, personel gabungan Polresta Mataram dan Polsek Gunungsari bergerak cepat terjun ke lokasi untuk membubarkan massa serta mengendalikan situasi agar bentrokan tidak meluas.
Baca Juga: DPRD Ismul Dorong Pembukaan Akses Jalan Baru ke Gunungsari
Langkah represif terukur dilanjutkan dengan upaya musyawarah.
Kapolsek Gunungsari, AKP Imran Rosyadi, memanggil perwakilan kelompok pemuda yang bertikai, didampingi tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kepala desa dan perangkat dari Desa Sesela maupun Desa Jatisela untuk melakukan mediasi.
Dari hasil mediasi tersebut, kedua belah pihak menyadari adanya kesalahpahaman dan bersepakat memaafkan serta menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Tokoh masyarakat dan pemuda dari kedua desa juga menandatangani komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas, ketertiban, dan keamanan di lingkungan Kecamatan Gunungsari.
Mengantisipasi potensi bentrok susulan dan menjamin rasa aman warga, jajaran TNI-Polri mengencangkan pengamanan skala besar di wilayah perbatasan Desa Sesela dan Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Langkah preventif ini digelar menyusul insiden perkelahian antarpemuda yang sempat memicu ketegangan di area perbatasan kedua desa.
Pengamanan dan monitoring lokasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi bersama Danramil Gunungsari Kapten Inf Hamdan. Operasi penyisiran melibatkan kekuatan penuh personel gabungan dari Polsek Gunungsari, 1 Peleton Dalmas Sat Samapta Polresta Mataram, Unit Intel, Bhabinkamtibmas Aipda Mujahib, serta jajaran Babinsa setempat.
Petugas gabungan melancarkan penyisiran jalan kaki (foot patrol) hingga menyisir lorong-lorong dan gang pemukiman warga guna memantau keamanan aset masyarakat. Selain berpatroli, aparat mengedepankan pendekatan humanis dengan membubarkan kerumunan warga dan pemuda yang berkumpul demi mendinginkan suasana.
Kapolsek Gunungsari, AKP Imran Rosyadi, menegaskan kehadiran personel TNI-Polri di lapangan merupakan bentuk komitmen penuh untuk membendung isu-isu provokatif dan mencegah aksi balasan.
"Penjagaan ketat dan sinergi TNI-Polri di lapangan merupakan langkah komprehensif kami untuk memastikan kedamaian warga terjaga pasca-konflik. Kami menegaskan kembali kepada seluruh pemuda untuk menahan diri, mematuhi hukum, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang merugikan kita bersama," tegas AKP Imran Rosyadi.
Dalam kesempatan tersebut, aparat juga menggelar dialog tatap muka bersama para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat guna menyerap aspirasi serta meredam tensi di tingkat bawah. Langkah penyiagaan pasukan ini akan terus berlangsung hingga situasi keamanan di perbatasan Desa Sesela dan Desa Jatisela benar-benar stabil dan kondusif.
Editor : Nur CahayaSumber : Lombok Post Online