LombokPost - Kondisi infrastruktur di Desa Guntur Macan, Gunungsari, Lombok Barat, kian memprihatinkan.
Akses jalan sepanjang 10 kilometer yang menghubungkan antardusun hingga kini belum tersentuh pembangunan memadai.
Jalan rusak berbatu dan licin saat hujan itu merupakan urat nadi warga.
Baca Juga: Tak Ada Akses Jalan di Desa Guntur Macan Lombok Barat, Warga Sakit Digotong Tandu
Akibat kondisi ini, warga kerap bergotong-royong menandu warga yang sakit menuju fasilitas kesehatan karena ambulans tidak bisa melintas.
”Masalah di desa ini kompleks dan butuh atensi,” kata Kades Guntur Macan Najamudin, kepada Lombok Post.
Najamudin menjelaskan bahwa persoalan desa tidak berhenti pada jalan rusak semata.
Baca Juga: Kisah Najamudin, Tukang Ojek yang Kini jadi Kades Guntur Macan Gunung Sari
Wilayah perbukitan ini juga menyimpan sederet permasalahan lingkungan dan ancaman bencana alam yang luput dari penanganan.
Salah satunya adalah persoalan sampah.
Minimnya sarana Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan armada pengangkut membuat limbah rumah tangga menumpuk di kali dan pinggir jalan.
Baca Juga: Camat Gunungsari Pastikan Konflik Antar Kampung Sesela dan Jatisela Berakhir Damai
”Akibat tak adanya pengangkutan sampah,” ujarnya.
Selain itu, ratusan permukiman di pinggir aliran sungai kini terancam erosi. Desa membutuhkan senderan sungai atau beronjong sepanjang 3,5 kilometer untuk melindungi rumah warga dan jembatan.
Topografi buatan yang curam juga membuat desa ini rawan tanah longsor dan banjir limpasan. Kondisi diperparah oleh belum adanya sistem drainase yang terintegrasi.
Saat musim kemarau, warga di Dusun Apit Aik juga dilanda krisis air bersih. Pasokan bantuan air yang masuk dinilai masih sangat kurang. ”Namun sayang, dropping masih jauh dari kebutuhan warga karena dropping hanya satu kali seminggu,” imbuhnya.
Pemerintah desa dan warga berharap Pemkab Lombok Barat segera turun tangan. Intervensi anggaran multisektoral sangat mendesak agar Desa Guntur Macan tidak terus terabaikan. (nur/r8)
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post