LombokPost - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lobar menggelar kegiatan sosialisasi edukasi pencegahan kebakaran serta inspeksi sistem proteksi kebakaran di Kantor Desa Lebah Sempage, Narmada, Senin (14/9).
Kepala Dinas Damkarmat Lobar Suherman menegaskan pentingnya edukasi ini bagi perangkat desa.
”Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko agar jajaran pemerintah desa memiliki pemahaman dasar dalam penanggulangan awal potensi kebakaran,” ujarnya.
Baca Juga: UPT DAMKARMAT Baru Segera Dibentuk di Sekotong dan Narmada
Agenda sosialisasi pencegahan kebakaran tersebut diikuti 27 peserta yang terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, linmas, hingga staf desa.
Pelatihan teknis penanggulangan awal kebakaran diberikan agar aparatur kewilayahan mampu merespons cepat situasi darurat sebelum armada utama tiba.
Selain menggelar edukasi maraton, Damkarmat juga tengah mematangkan pembentukan unit pelaksana teknis (UPT) baru.
Baca Juga: Menegangkan! Dua Tamu Terjebak di Lift Hotel Fortune Mataram, Petugas Damkarmat Berpacu dengan Waktu
Penambahan pos armada di wilayah Narmada serta Sekotong menjadi fokus utama untuk memangkas jarak tempuh petugas saat terjadi musibah kebakaran.
Suherman menyampaikan bahwa kehadiran pos UPT di titik strategis sangat mendesak.
”Upaya sosialisasi ini kami lakukan secara maraton sekaligus untuk memastikan kesiapan pembentukan UPT Damkarmat di wilayah Narmada serta Sekotong,” tuturnya.
Baca Juga: Damkarmat Lotim Edukasi Cegah Kebakaran di Sekolah
Rencana ekspansi UPT di zona selatan mendapat sambutan hangat dari pemerintah kecamatan setempat. Wilayah Sekotong dan Lembar yang sangat luas selama ini membutuhkan waktu tempuh cukup lama dari pos pusat saat musibah kebakaran melanda.
Camat Sekotong Andi Purnawan mengonfirmasi bahwa penyiapan lahan untuk UPT sudah berjalan. ”Rencana lokasi UPT Damkarmat untuk wilayah Lembar dan Sekotong ini berada kurang lebih 200 meter dari kantor Camat Sekotong,” kata Andi Purnawan.
Penetapan lokasi UPT Damkarmat Lombok Barat yang berdekatan dengan pusat pemerintahan kecamatan dinilai memudahkan koordinasi dan mobilisasi personel. Penempatan armada di jalur utama akan mempercepat pergerakan petugas menuju pemukiman warga yang mengalami kebakaran.
Langkah strategis pemkab ini diharapkan mampu menjawab desakan warga yang merindukan pelayanan tanggap darurat yang cepat dan proporsional. Kepastian hadirnya pos UPT menjadi angin segar bagi rasa aman masyarakat di kawasan pesisir maupun perbatasan.
Andi Purnawan optimistis kehadiran UPT bakal berdampak signifikan pada keselamatan warga dari musibah kebakaran. ”Realisasi pos UPT ini sangat dibutuhkan untuk memangkas rentang kendali penanganan musibah sehingga armada dapat tiba di lokasi bencana dengan jauh lebih cepat,” pungkas Andi Purnawan. (nur/r8)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post